Share

Tampilkan postingan dengan label Dokumenter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dokumenter. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Januari 2021

Inilah Sejarah dan Perbedaan Mac dengan Linux

sejarah-mac-linux

Membandingkan Windows dengan Mac sudah terlalu mainstream, juga artikel yang membahas perbandingan Windows dengan Linux (Distro Linux). Lalu bagaimana dengan artikel yang membahas perbandingan Mac dengan Linux? Nah ini yang sepertinya kurang banyak diekspos.

Hal ini karena pengguna Mac dan Distro Linux termasuk minoritas, khususnya di level pengguna kelas desktop. Pasar komputer desktop didominasi oleh PC dan laptop Windows, entah itu Windows ori maupun bajakan. Biasanya orang pakai Mac atau Linux itu murni karena niat, atau karena ada kebutuhan khusus. Standar industri, bahkan hingga kurikulum pendidikan, semuanya menggunakan Windows.

Ada yang bilang macOS dan Linux ini mirip, bahkan ada yang bilang Mac dan Linux ini sebenarnya saudara. Benarkan? Apa perbedaan Mac dengan Linux ini?

Sejarah Linux dan macOS

Sebelum membaca sejarah ini, saya ingatkan agar kamu membacanya dengan tenang, tidak perlu tergesa-gesa karena tulisan ini akan sangat panjang meskipun saya akan berusaha menulisnya dengan ringkas, hehe. Beberapa istilah yang sekiranya sulit nanti akan saya berikan anchor link ke Wikipedia agar kamu bisa membacanya lebih lanjut. Bagaimana? Sudah siap membacanya? Oke lanjutt…

Meskipun macOS dan Linux tidak memiliki “ikatan darah”, namun macOS dan Linux memiliki kisah sejarah yang lumayan nyambung satu dengan yang lain. Berbeda dengan Windows yang berbeda dari macOS dan juga Linux. Lalu gimana sih sejarah macOS dengan Linux?

Kisah ini bermula ketika laboratorium Bell AT&T menciptakan sistem operasi yang bernama Unix. Unix pada akhirnya diadopsi oleh banyak perusahaan dan menjadi populer. Waktu itu belum ada sistem operasi lain selain Unix. Otomatis, terjadilah monopoli di mana-mana. Parahnya lagi, Unix ini tertutup dan berbayar.

unix-696x402

University of California at Berkeley adalah salah satu pihak yang membeli salinan sistem operasi Unix. Pada zaman ini, jual beli software itu benar-benar dapat source code secara penuh dan kita bebas melakukan apa saja pada software yang kita beli. Berbeda dengan jual beli software di era sekarang ini yang mana kita sebenarnya membeli lisensi atau izin penggunaan ketimbang membeli software tersebut.

Hingga suatu ketika University of California at Berkeley di Amerika Serikat membuat versi Unix milik mereka sendiri yang mereka sebut Barkeley Unix, dan kemudian secara resmi diberi nama Berkeley Software Distribution atau yang lebih populer dengan singkatan BSD. BSD masih berbagi kode yang sama dengan Unix asli dari AT&T.

BSD punya fitur yang lebih lengkap dari Unix versi original. Dan pada akhirnya menjadi Unix yang sangat populer. Muncul berbagai varian dari BSD, mulai dari FreeBSD, OpenBSD, NetBSD, SunOS (dari Sun Microsystem), dan lain sebagainya. Nah ada satu lagi nih varian dari BSD, yang sayangnya nggak terlalu populer waktu itu. Dia adalah NeXTSTEP, sistem operasi buatan perusahaan yang didirikan oleh Steve Jobs, yaitu NeXT.

Sekedar informasi saja buat kamu yang belum tahu, Apple memang didirikan oleh Steve Jobs. Tetapi Steve Jobs juga pernah dipecat dari Apple karena masalah internal. Bukannya menyerah, Steve Jobs justru mendirikan perusahaan NeXT di tahun 1985 yang pada akhirnya mengembangkan NeXTSTEP, sistem operasi berbasis Unix yang dikembangkan dari BSD.

ns33prefs

Apple yang saat itu hampir bangkrut lalu membeli NeXT pada tahun 1997, dan otomatis Steve Jobs sang pemimpin NeXT kembali ke Apple. Akhirnya Apple mengombinasikan kernel Mach Microkernel dengan BSD Unix pada NeXTSTEP, dan terciptalah Mac OS X di awal tahun 2000-an, yang kini menjadi berubah nama menjadi macOS.

900px-Unix_timeline.en_.svg_

Status Mac OS X sebagai sistem operasi berbasis Unix sepertinya masih belum membuat Apple puas. Apple ingin membuatnya menjadi “resmi” dengan mendaftarkan OS X ke Open Group untuk mendapatkan sertifikasi UNIX. Dan akhirnya OS X berhasil lolos pengujian sebagai sistem operasi UNIX, OS X (yang kini disebut macOS) resmi menjadi UNIX.

Trus apa hubungannya sama Linux? Kita kembali lagi ke tahun 1983 di mana Richard Stallman dari MIT merilis GNU. GNU sendiri bisa dibilang adalah paket/kumpulan software yang free dan open source yang mirip serta kompatibel dengan Unix system, sebagai upaya menentang Unix yang tertutup dan berbayar. GNU pada waktu itu benar-benar bisa dibilang tiruannya Unix.

Namun GNU bukanlah sistem operasi, dan kebanyakan program dari GNU pada akhirnya membutuhkan sistem operasi karena beberapa software membutukan libraries, compilers, text editors, Unix shell, windowing system, hingga akses ke low level system hardware.

Seorang profesor ilmu komputer bernama Andrew S. Tanenbaum akhirnya merancang MINIX, sebuah sistem operasi Unix-like yang dibuat untuk keperluan mengajar siswa didiknya mengenai prinsip sistem operasi. Maklum, waktu itu sistem operasi cuma Unix. Jadi jangan bayangkan “belajar sistem operasi komputer” itu seperti di zaman sekarang ini.

Inilah kisah yang ditunggu-tunggu. Seorang siswa yang bernama Linus Torvalds dari Universitas Helsinki mulai tertarik dengan sistem operasi komputer, namun dia benar-benar pusing dengan lisensi MINIX yang tidak gratis serta terbatas untuk pendidikan saja.

Dia mulai merancang kernel sistem operasi setelah terinspirasi dari MINIX. Dia mulai membongkar ulang MINIX dan menguji coba kernel buatannya, yang diberi nama Linux. Ketika sudah siap, dia membuang berbagai komponen MINIX dan menggantinya dengan GNU. Inilah awal mula GNU dan Linux bersatu menjadi sebuah sistem operasi lengkap, bukan cuma kernel. Banyak juga yang menyebutnya dengan nama GNU/Linux.

GNU/Linux inilah yang akan menjadi cikal bakal berbagai distribusi Linux, alias Distro Linux. Mulai dari Fedora, Debian, dan lain sebagainya. Dari Fedora sendiri nanti akan muncul Red Hat, CentOS, dan lain-lain. Dari Debian nanti akan lahir Ubuntu, Kali Linux, dan lain-lain. Dari Ubuntu nanti akan lahir ratusan distro keren, seperti Linux Mint, Deepin OS, dan masih banyak lagi. Kalau kita sudah ngomongin berbagai distro linux, ente siap-siap pusing.

600px-Unix_history-simple.svg_

Jika GNU/Linux adalah Unix-like yang memiliki fitur dan ‘behavior’ mirip dengan Unix, namun apakah GNU/Linux itu juga tersertifikasi UNIX seperti Mac OS X? Hingga kini, GNU/Linux belum terdaftar sebagai UNIX dari Open Group. Sekedar informasi saja, sertifikasi ini membutuhkan biaya yang besar.

Kesimpulan singkat perbedaan macOS dan Linux dilihat dari sejarah mereka adalah, macOS yang dipakai di Mac adalah sistem operasi Unix-like, punya garis keturunan dari Unix original, serta tersertifikasi UNIX dari Open Group. Sedangkan Linux (GNU/Linux) atau yang mungkin lebih dikenal masyarakat sebagai Distro Linux, adalah sistem operasi Unix-like, tidak punya garis keturunan langsung dari Unix original, serta tidak tersertifikasi UNIX dari Open Group.

Gimana? Sudah mengerti?

Lisensi dan Dukungan Hardware

Kalau kamu membaca sejarah Linux dan macOS di atas, kamu pasti sudah tahu sekarang bahwa macOS ini asalnya dari NeXTSTEP. NeXTSTEP sendiri dikembangkan dari BSD, berbasis Unix. Trus apa masalahnya?

Sistem operasi BSD sendiri dirilis secara gratis, non-komersial, serta dirilis dengan lisensi “BSD Licenses”. Buat kamu yang belum tahu, lisensi BSD ini membuat software yang dimodifikasi TIDAK HARUS didistribusikan dengan lisensi BSD juga.

Karena dirilis dengan lisensi BSD, maka muncul berbagai macam varian yang bermacam-macam lisensinya. Mulai dari yang bebas (free) seperti FreeBSD hingga yang closed-source seperti SunOS dari Sun Microsystem (kini bernama Oracle Solaris setelah Sun Microsystem dibeli Oracle).

Nah, NeXTSTEP yang dikembangkan dari BSD ini akhirnya dirilis oleh NeXT dengan lisensi closed-source. Karena closed source, maka cuma pihak NeXT saja yang punya hak menggunakan, memodifikasi, dan mendistribusikannya. Mac OS X yang dikembangkan dari NeXTSTEP juga dirilis Apple dengan lisensi closed source.

Berbeda jauh dengan GNU/Linux yang dirilis dengan lisensi GNU General Public License, atau yang lebih dikenal dengan nama GPL saja. Setiap software yang dirilis dengan lisensi GPL, maka software hasil modifikasinya juga HARUS dirilis dengan lisensi GPL pula.

Apa dampak dari perbedaan lisensi macOS dan Linux ini? Kamu cuma bisa menemukan macOS di komputer Mac dan MacBook keluaran Apple saja. Apple juga mengunci dukungan hardwarenya agar cuma bisa diinstall di hardware Mac saja. Kamu tak akan menemukan macOS di PC dan laptop lain selain keluaran Apple.

Sedangkan berbagai distro Linux bisa kamu download secara gratis, dimodifikasi, dan kamu distribusikan hasil modifikasimu secara gratis pula tanpa perlu kena tuntut pihak manapun. Kamu juga bebas install distro Linux di komputer apa saja, tanpa ada batasan hardware tertentu.

Kemudahan Penggunaan

Sebelum era Windows, Mac, dan Linux, sistem operasi komputer yang populer kala itu adalah Unix beserta sistem operasi berbasis Unix lain. Ketika sebuah sistem operasi membutuhkan fitur baru atau bahkan memiliki bug, maka pengguna harus menunggu sang pembuat untuk menambah fitur baru, memperbaiki bug, dan lain sebagainya. Orang yang tak punya hak tidak bisa membongkar sistem operasi karena mereka bisa kena tuntut.

Permasalahan closed source itulah yang menjadi semangat didirikannya GNU Project, sebuah proyek untuk menciptakan iklim dan budaya Free Software. Belakangan Free Software juga memiliki “aliran” lain yang bernama Open Source Software. Karena serupa namun tak sama, untuk menciptakan kemudahan di masyarakat muncul istilah FOSS yang merupakan singkatan dari Free and Open Source Software.

Sampai di sini, secara teori sistem operasi closed source itu ribet karena harus bergantung pada sang pembuat untuk membuat modifikasi sesuai keinginan pengguna, sedangkan sistem operasi yang Free dan Open Source adalah berkah karena pengguna bisa bebas menggunakan dan memodifikasinya sesuai keinginan. Tak heran jika pada akhirnya dominasi dan kepopuleran Unix yang closed source perlahan habis dimakan GNU/Linux karena free dan open source.

Namun untuk konteks macOS dan Linux, teori di atas tidak berlaku. Hal ini karena Apple, pembuat macOS benar-benar fokus mengembangkan macOS. Apple sangat tanggap dalam menangkap perubahan zaman, serta kebutuhan para konsumennya. Meskipun beberapa fitur telat dirilis, namun Apple tetap merilisnya di kemudian waktu. Berbagai fitur unik di Mac juga tak jarang ditiru oleh sistem operasi lain.

Untuk masalah penggunaan sendiri, Apple juga jagonya. macOS ini benar-benar dirancang agar mudah digunakan. Misalnya saja install aplikasi cukup drag and drop, UI dan UX yang sederhana, tak perlu pengetahuan tinggi untuk menggunakannya, dan lain sebagainya. Bahkan banyak yang menganggap macOS (dan tentunya dalam konteks komputer Mac) sebagai komputer dengan sistem operasi paling ramah untuk pemula.

og-2-2

Saking mudahnya, orang yang bodoh sering “disuruh” untuk beli Mac saja karena gampang dipakai. Jadi buat kamu pengguna Mac jangan langsung tersinggung kalo ada yang bilang “Mac cuma buat orang bodoh!”. Stereotype dan mindset ini muncul karena Mac sangat mudah digunakan, saking gampangnya sampai-sampai orang bodoh saja bisa menggunakannya.

Berbeda dengan berbagai distro Linux yang masih saja dianggap sangat sulit dipakai. Saking sulitnya, muncul stereotype dan mindset bahwa cuma orang-orang tak punya kehidupan saja yang mau menggunakannya. Terminal masih menjadi satu-satunya solusi untuk melakukan atau mengatasi beberapa masalah tertentu, bahkan untuk install software di Linux saja terbilang ribet, tidak seperti Mac dan Windows sekalipun.

Sudah begitu, Linux di setiap hardware komputer juga memiliki masalah yang unik, yang bisa jadi tidak ada di hardware lain. Ini membuat kamu menjadi sulit untuk mencari solusi masalahmu, meskipun sudah ada teknologi yang bernama internet. Memiliki pengetahuan yang tinggi akan Linux adalah hal yang wajib untuk kamu yang pengen pake Linux secara bahagia. Kalau gak terbiasa, ribet deh pokoknya.

Setelah membaca penjelasan di atas, kamu pasti sudah paham dengan salah satu meme paling populer di bawah ini. Percayalah, ini nyata wkwkwk.

yes-mac-are-you-an-idiot-no-do-you-have-2474790

Nah itu dia penjelasan (singkat) dari macOS dan Linux. Bagaimana menurutmu? Sudah tahu bedanya kan?

Sumber : https://macpoin.com/

Re-Writer @2021 Langkat2000

Senin, 25 April 2016

Sejarah dan Versi Microsoft Windows

Siapa yang tidak mengenal sistem operasi buatan Microsoft, Windows? Hampir semua orang yang menggunakan komputer menggunakan sistem operasi Windows. Seperti yang kamu tahu, penemu Windows untuk pertama kalinya adalah dua orang yang saling bersahabat sejak kecil, yaitu Bill Gates dan Paul Allen. Sejak diciptakan, Windows selalu mengalami perkembangan dari versi yang satu ke versi lainnya dengan kualitas yang semakin ditingkatkan. Dilansir jadiBerita dari berbagai sumber, berikut adalah perkembangan Micorosft Windows dari masa ke masa.

1. Windows 1.0 (1985)

Tampilan Windows 1.0 (YouTube)

Tampilan Windows 1.0 (YouTube)

Versi pertama Microsoft Windows, yang disebut dengan Windows 1.0, dirilis pada tanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapa fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. Pada awalnya Windows versi 1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager, tetapi Rowland Hanson, kepala bagian pemasaran di Microsoft Corporation, meyakinkan para petinggi Microsoft bahwa nama "Windows" akan lebih memikat konsumen. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, tetapi hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis. Selain itu, Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan yang sama dengan yang dimiliki oleh MS-DOS.

Lebih jauh lagi, Apple yang menuntut Microsoft membuat Microsoft membatasi kemampuannya. Sebagai contoh, jendela-jendela di dalam Windows 1.0 hanya dapat ditampilkan di layar secara tile saja, sehingga jendela tersebut tidak dapat saling menimpa satu sama lainnya. Selain itu, tidak ada semacam tempat yang digunakan untuk menyimpan berkas sebelum dihapus (Recycle Bin, pada MS-DOS ada perintah UNDELETE yang dapat memulihkan file yang terhapus), karena memang Apple berkeyakinan bahwa mereka memiliki hak terhadap paradigma tersebut. Microsoft pun kemudian membuang limitasi tersebut dari Windows dengan menandatangani perjanjian lisensi dengan Apple. Itulah mengapa Windows sekarang selalu ada pembaruan untuk meningkatkan versinya ke versi yang terbaru.

2. Windows 2.0 (1987)

Tampilan Windows 2.0 (YouTube)

Tampilan Windows 2.0 (YouTube)

Windows 2.0 mulai diperkenalkan untuk menggantikan versi 1.0 . Pada versi ini, penggunaan kartu grafis VGA mulai diperkenalkan sehingga Windows 2.0 mampu menampilkan resolusi yang lebih baik dari versi sebelumnya. Program aplikasi tambahan yang disertakan adalah Microsoft Excel dan Microsoft Word. Selain itu, program aplikasi yang mulai dapat diinstal pada sistem operasi ini adalah Corel Draw dan Pagemarker. 

Windows versi 2 pun muncul kemudian pada tanggal 9 Desember 1987. Versi ini sedikit lebih populer dibandingkan dengan pendahulunya. Sebagian besar popularitasnya didapat karena kedekatannya dengan aplikasi grafis buatan Microsoft, Microsoft Excel for Windows dan Microsoft Word for Windows. Aplikasi-aplikasi Windows dapat dijalankan dari MS-DOS, kemudian memasuki Windows untuk melakukan operasinya, dan akan keluar dengan sendirinya saat aplikasi tersebut ditutup.

Microsoft Windows akhirnya memperoleh peningkatan signifikan saat Aldus PageMaker muncul dalam versi untuk Windows, yang sebelumnya hanya dapat berjalan di platform Macintosh. Beberapa ahli sejarawan komputer mencatat ini sebagai kemunculan sebuah aplikasi selain buatan Microsoft yang laku secara signifikan sebagai awal kesuksesan Microsoft Windows.

Windows versi 2.0x menggunakan model memori modus real yang hanya mampu mengakses memori hingga 1 megabita saja. Dalam konfigurasi seperti itu, Windows dapat menjalankan aplikasi multitasking lainnya, seperti DESQview yang berjalan dalam modus terproteksi yang ditawarkan oleh Intel 80286.

3. Windows 2.1x

Selanjutnya, dirilislah dua versi Windows 2.1x, yakni Windows/286 2.1 dan Windows/386 2.1. Seperti halnya dengan versi sebelumnya, Windows/286 menggunakan model memori modus real, tetapi versi ini merupakan versi pertama yang mendukung High Memory Area (HMA). Windows/386 2.1 bahkan memiliki kernel yang berjalan dalam modus terproteksi dengan emulasi Expanded Memory Specification (EMS) standar Lotus-Intel-Microsoft (LIM), pendahulu spesifikasi Extended Memory Specification (XMS) yang kemudian pada akhirnya mengubah topologi komputasi di dalam IBM PC. Semua aplikasi Windows dan berbasis DOS saat itu memang berjalan dalam modus real, yang berjalan di atas kernel modus terproteksi dengan menggunakan modus Virtual 8086, yang merupakan fitur baru yang dimiliki oleh Intel 80386.

Versi 2.03 dan kemudian versi 3.0 mendapatkan tuntutan dari Apple karena versi 2.1 ini memiliki modus penampilan jendela secara cascade (bertumpuk), selain beberapa fitur sistem operasi Apple Macintosh yang "ditiru" oleh Windows, terutama masalah tampilan/look and feel. Hakim William Schwarzer akhirnya membatalkan semua 189 tuntutan tersebut, kecuali 9 tuntutan yang diajukan oleh Apple terhadap Microsoft pada tanggal 5 Januari 1989

4. Windows 3.0 dan 3.1 (1990 dan 1992)

Tampilan Windows 3.0 (Toastytech)

Tampilan Windows 3.0 (Toastytech)

Keluaran ketiga dari Windows, yaitu Windows 3.0, menawarkan peningkatan performa, advanced graphic dengan dukungan 16-colors, dan dukungan penuh Prosesor yang lebih kuat dari Intel 386. Kemudian versi updatenya, yaitu Windows 3.1, dirilis pada tahun 1992. Windows 3.1 ini dilengkapi dengan font TrueType. Hal ini membuat  Windows pertama kalinya menyediakan sebuah desktop publishing platform yang fungsional.

Microsoft Windows akhirnya mencapai kesuksesan yang sangat signifikan saat menginjak versi 3.0 yang dirilis pada tahun 1990. Selain menawarkan peningkatan kemampuan terhadap aplikasi Windows, Windows 3.0 juga mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi MS-DOS secara serentak (multitasking), karena memang pada versi ini telah diperkenalkan memori virtual. Versi ini pulalah yang menjadikan IBM PC dan kompatibelnya penantang serius terhadap Apple Macintosh. Hal ini disebabkan dari peningkatan performa pemrosesan grafik pada waktu itu (dengan adanya kartu grafis Video Graphics Array (VGA)), dan juga modus terproteksi/modus 386 Enhanced yang mengizinkan aplikasi Windows untuk memakai memori lebih banyak dengan cara yang lebih mudah dibandingkan dengan apa yang ditawarkan oleh MS-DOS.

Windows 3.0 dapat berjalan di dalam tiga modus, yakni modus real, modus standar, dan modus 386 Enhanced, dan kompatibel dengan prosesor-prosesor keluarga Intel dari Intel 8086/8088, 80286, hingga 80386. Windows 3.0 akan mencoba untuk mendeteksi modus mana yang akan digunakan, meski pengguna dapat memaksa agar Windows bekerja dalam modus tertentu saja dengan menggunakan switch-switch tertentu saat menjalankannya

win /r: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus real
win /s: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus standar
win /3: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus 386 Enhanced.
Versi 3.0 juga merupakan versi pertama Windows yang berjalan di dalam modus terproteksi, meskipun kernel 386 enhanced mode merupakan versi kernel yang ditingkatkan dari kernel modus terproteksi di dalam Windows/386.

Karena adanya fitur kompatibilitas ke belakang, aplikasi Windows 3.0 harus dikompilasi dengan menggunakan lingkungan 16-bit, sehingga sama sekali tidak menggunakan kemampuan mikroprosesor Intel 80386, yang notabene adalah prosesor 32-bit.

Windows 3.0 juga hadir dalam versi "multimedia", yang disebut dengan Windows 3.0 with Multimedia Extensions 1.0, yang dirilis beberapa bulan kemudian. Versi ini dibundel dengan keberadaan "multimedia upgrade kit", yang terdiri atas drive CD-ROM dan sebuah sound card, seperti halnya Creative Labs Sound Blaster Pro. Versi ini merupakan perintis semua fitur multimedia yang terdapat di dalam versi-versi Windows setelahnya, seperti halnya Windows 3.1 dan Windows for Workgroups, dan menjadi bagian dari spesifikasi Microsoft Multimedia PC.

Fitur-fitur yang disebutkan di atas dan dukungan pasar perangkat lunak aplikasi yang semakin berkembang menjadikan Windows 3.0 sangat sukses di pasaran. Tercatat, dalam dua tahun sebelum dirilisnya versi Windows 3.1, Windows 3.0 terjual sebanyak 10 juta salinan. Akhirnya, Windows 3.0 pun menjadi sumber utama pemasukan Microsoft, dan membuat Microsoft melakukan revisi terhadap beberapa rencana awalnya.

5. Beralih sementara ke IBM OS/2 (1987)

Selama pertengahan hingga akhir 1980an, Microsoft dan IBM bekerja sama dalam mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang disebut sebagai IBM OS/2. OS/2 dapat menggunakan semua kemampuan yang ditawarkan oleh mikroprosesor Intel 80286 dan mampu mengakses memori hingga 16 Megabyte. OS/2 1.0 dirilis pada tahun 1987, yang memiliki fitur swapping dan multitasking, selain tentunya mengizinkan aplikasi MS-DOS untuk berjalan di atasnya.

OS/2 versi 1.0 hanyalah sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks/command line saja. OS/2 versi 1.1 yang dirilis pada tahun 1988 menawarkan antarmuka grafis, yang disebut dengan Presentation Manager (PM). Presentation Manager ini menggunakan sistem koordinat yang sama dengan koordinat Cartesius, berbeda dengan sistem operasi Windows dan beberapa sistem GUI lainnya. Penggunaan sistem koordinat tersebut menyebabkan titik x,y 0,0 pada OS/2 diletakkan pada pojok kiri bawah layar, sementara pada Windows, peletakannya pada pojok kiri atas. OS/2 versi 1.2, yang dirilis pada tahun 1989, memperkenalkan sebuah sistem berkas baru, yang disebut dengan High Performance File System (HPFS), yang ditujukan untuk menggantikan sistem berkas File Allocation Table (FAT).

Pada awal-awal tahun 1990an, hubungan antara Microsoft dan IBM pun meregang akibat munculnya sebuah konflik. Hal ini dikarenakan mereka saling bekerja sama dalam mengembangkan sistem operasi komputer pribadi masing-masing (IBM dengan OS/2 dan Microsoft dengan Windows-nya), keduanya memiliki akses terhadap kode masing-masing sistem operasi. Microsoft menghendaki pengembangan lebih lanjut dari sistem operasi Windows buatannya, sementara IBM memiliki hasrat bahwa semua pekerjaan masa depannya haruslah dibuat berdasarkan sistem operasi OS/2. Dalam sebuah percobaan untuk mengakhiri konflik ini, IBM dan Microsoft akhirnya setuju bahwa IBM akan mengembangkan IBM OS/2 versi 2.0, untuk menggantikan OS/2 versi 1.3 dan Windows 3.0, sementara Microsoft harus mengembangkan sebuah sistem operasi baru, OS/2 versi 3.0, yang akan kemudian menggantikan OS/2 versi 2.0.

Persetujuan ini pun tidak berlangsung lama, sehingga hubungan IBM dan Microsoft pun dihentikan. IBM akhirnya melanjutkan pengembangan OS/2, sementara Microsoft mengganti nama sistem operasi OS/2 versi 3.0 (yang belum dirilis) menjadi Windows NT. Keduanya masih memiliki hak untuk menggunakan teknologi OS/2 dan Windows yang sudah dibentuk sampai pemutusan persetujuan; akan tetapi, Windows NT benar-benar ditulis sebagai sebuah sistem operasi yang baru dan sebagian besar kode bebas dari kode IBM OS/2.

Setelah versi 1.3 dirilis untuk membenarkan beberapa masalah dalam OS/2 versi 1.x, IBM akhirnya merilis OS/2 versi 2.0 pada tahun 1992. Versi 2.0 ini menawarkan peningkatan yang signifikan, yakni sebuah GUI berorientasi objek, yang disebut dengan Workplace Shell (WPS), yang mencakup di dalamnya sebuah dekstop dan dianggap oleh banyak orang merupakan fitur terbaik di dalam OS/2. Microsoft pun akhirnya "menjiplak" beberapa elemen dari Workplace Shell pada sistem operasi Windows 95 yang dirilis tiga tahun kemudian. Versi 2.0 juga menawarkan API yang mendukung penuh instruksi 32-bit milik Intel 80386, sehingga menawarkan fitur multitasking yang bagus dan mampu mengalamatkan memori hingga 4 gigabyte. Meskipun demikian, banyak hal di dalam internal sistem masih menggunakan kode 16-bit, yang mengharuskan device driver juga harus ditulis dengan menggunakan kode 16-bit juga, selain tentunya beberapa hal internal lainnya. Hal ini merupakan salah satu alasan mengapa OS/2 kekurangan driver perangkat keras. Versi 2.0 juga mampu menjalankan aplikasi DOS dan Windows 3.0, karena memang IBM juga masih memiliki hak untuk menggunakan kode DOS dan Windows setelah "perceraian" hubungan antara mereka.

Pada saat itu, memang tidak jelas siapa yang menjadi pemenang dalam perlombaan yang disebut "Desktop Wars", akan tetapi pada akhirnya OS/2 tidak mampu mendapatkan pangsa pasar yang cukup meskipun IBM pada akhirnya merilis beberapa versi OS/2 yang jauh lebih hebat lagi setelah versi 2.0 ini.

6. Windows 3.1 (1992)

Berkas:Windows 3.11 workspace.png

Tampilan ruangan kerja Windows 3.x

Sebagai respons dari dirilisnya IBM OS/2 versi 2.0 ke pasaran, Microsoft mengembangkan Windows 3.1, yang menawarkan beberapa peningkatan minor terhadap Windows 3.0 (seperti halnya kemampuan untuk menampilkan font TrueType Fonts, yang dikembangkan secara bersama-sama dengan Apple), dan juga terdapat di dalamnya banyak sekali perbaikan terhadap bug dan dukungan terhadap multimedia. Versi 3.1 juga menghilangkan dukungan untuk modus real, sehingga hanya berjalan pada modus terproteksi yang hanya dimiliki oleh mikroprosesor Intel 80286 atau yang lebih tinggi lagi. Microsoft pun pada akhirnya merilis Windows 3.11, yang merupakan versi Windows 3.1 yang mencakup semua tambalan dan perbaikan yang dirilis setelah Windows 3.1 diluncurkan pada tahun 1992.

7. Windows for Workgroups (1992)

Tampilan Windows for Workgroups (Pestaola)

Tampilan Windows for Workgroups (Pestaola)

Sebenarnya ide untuk mengeluarkan system operasi berbasis wokrsgroup sudah dimunculkan pada Windows 3.1. Namun, pengembangan lebih lanjut baru terdapat pada versi 3.1.1. Versi ini merupakan cikal bakal dari sistem operasi Windows yang berbasis jaringan (network).

Kira-kira pada waktu yang sama, Microsoft merilis Microsoft Windows for Workgroups, yang tersedia baik sebagai tambahan untuk Windows 3.1 dan sebagai sebuah versi yang tercakup di dalamnya lingkungan dasar Windows dan tambahan kemampuan jaringan di dalam sebuah paket. Windows for Workgroups mencakup driver jaringan komputer dan stack protokol yang lebih baik, dan juga mendukung jaringan secara peer-to-peer. Salah satu download opsional untuk Windows for Workgroups adalah stack protokol TCP/IP dengan nama kode "Wolverine", yang mengizinkan akses ke Internet melalui jaringan korporat. Windows for Workgroups dirilis dalam dua versi, Windows for Workgroups 3.1 dan Windows for Workgroups 3.11. Tidak seperti versi-versi Windows sebelumnya, Windows for Workgroups 3.11 hanya berjalan di dalam modus 386 Enhanced, dan membutuhkan setidaknya mesin dengan prosesor Intel 80386SX.

Semua versi tersebut terus menerus meningkatkan laju penjualan Windows versi 3.x. Meskipun Windows 3.1x masih memiliki banyak kekurangan, yang sebelumnya telah dikoreksi oleh OS/2, seperti nama berkas yang panjang (melebihi 11 karakter, dalam format 8.3), desktop, atau proteksi sistem terhadap kelakuan aplikasi yang tidak diinginkan, Microsoft secara cepat mengambil alih pasar GUI di pangsa pasar desktop untuk IBM PC dan kompatibelnya. Windows API pun menjadi standar de-facto untuk perangkat lunak konsumen.

8. Windows NT (1993)

Tampilan Windows NT (Guidebookgallery)

Tampilan Windows NT (Guidebookgallery)

Pengembangan Windows kemudian berlanjut ke Windows NT. Arsitek utama dari Windows NT adalah Dave Cutler, yang merupakan salah satu dari pemimpin arsitek sistem operasi VMS di perusahaan Digital Equipment Corporation (DEC). DEC sendiri kemudian dibeli oleh Compaq, yang sekarang bagian dari Hewlett-Packard. Microsoft merekrut Cutler pada tahun 1988 untuk membuat sebuah versi OS/2 yang bersifat portabel, tapi akhirnya Cutler malahan membuat sistem operasi baru.

Selama waktu itu, Microsoft terus melanjutkan pengembangan sistem operasi yang barunya, yang disebut dengan Windows NT. Arsitek utama dari Windows NT adalah Dave Cutler, yang merupakan salah satu dari pemimpin arsitek sistem operasi VMS di perusahaan Digital Equipment Corporation (DEC), yang kemudian dibeli oleh Compaq yang sekarang bagian dari Hewlett-Packard. Microsoft merekrut Cutler pada tahun 1988 untuk membuat sebuah versi OS/2 yang bersifat portabel, tetapi akhirnya Cutler malahan membuat sistem operasi baru.

Sebelum pindah ke Microsoft, Cutler sebenarnya sedang membuat sebuah sistem operasi penerus VMS di DEC, yang disebut dengan Mica. Dan pada saat petinggi DEC menggagalkan proyek tersebut, ia keluar dari DEC dan membawa banyak pekerja ahli bersamanya ke Microsoft. DEC memiliki keyakinan bahwa Cutler membawa kode Mica untuk digunakan oleh Microsoft dan menuntutnya. Akhirnya, Microsoft pun kalah dan pada akhirnya disuruh membayar 150 juta dolar Amerika dan memiliki kesepakatan untuk mendukung chip CPU baru buaan DEC, DEC Alpha, yang kala itu tercatat sebagai sebuah chip tercepat, agar dapat berjalan di dalam Windows NT.

Windows NT 3.1 (bidang pemasaran Microsoft menghendaki Windows NT agar terlihat sebagai kelanjutan dari Windows 3.1) akhirnya muncul pertama kali dalam bentuk Beta bagi para pengembang perangkat lunak pada bulan Juli 1992 dalam sebuah perhelatan Professional Developers Conference (PDC) yang dilangsungkan di San Fransisco, California, Amerika Serikat. Microsoft juga mengumumkan keinginannya untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus bagi Windows NT sekaligus juga pengganti Windows 3.1 pada konferensi tersebut (yang diberi nama kode Chicago), yang kemudian akan menyatukan keduanya ke dalam sebuah sistem operasi yang padu. Sistem operasi tersebut diberi nama Cairo.

Ternyata Cairo merupakan sebuah proyek yang lebih rumit dibandingkan apa yang telah diantisipasi oleh Microsoft, dan hasilnya NT dan Chicago tidak "bersatu" sampai Windows XP diluncurkan. Selain itu, bagian-bagian Cairo belum muncul di dalam sistem operasi Microsoft Windows hingga saat ini. Contohnya adalah subsistem WinFS, yang merupakan implementasi dari Object File System di dalam Cairo, memang sempat dikerjakan oleh Microsoft dalam beberapa waktu, tetapi pada akhirnya Microsoft mengumumkan bahwa mereka menghentikan pengembangan WinFS dan akan menggabungkan teknologi yang dikembangkan untuk WinFS di dalam produk dan teknologi Microsoft yang lainnya, khususnya adalah Microsoft SQL Server.

Dukungan device driver untuk Windows NT juga kurang begitu banyak karena memang mengembangkan driver untuk Windows NT dianggap rumit oleh beberapa pengembang, selain tentunya Windows NT juga memiliki superioritas dalam model abstraksi perangkat kerasnya. Masalah ini telah menghantui semua versi Windows NT hingga Windows NT 5.0 (Windows 2000) keluar ke pasaran. Para programmer pun mengeluh bahwa mengembangkan device driver untuk Windows NT adalah sesuatu hal yang rumit, dan para pengembang perangkat keras juga tidak mau mengambil risiko untuk mengembangkan device driver untuk sebuah sistem operasi yang memiliki pangsa pasar terbatas. Selain itu, meskipun Windows NT menawarkan performa yang baik dan mampu mengekspolitasi sumber daya sistem secara lebih efisien, dalam beberapa sistem dengan perangkat keras terbatas, Windows NT dianggap sebagai sistem yang boros sumber daya. Hal ini mengakibatkan munculnya opini publik bahwa Windows NT hanya cocok untuk mesin-mesin yang besar dan juga jauh lebih mahal (seperti halnya workstation dengan DEC Alpha atau Intel Pentium yang kala itu memang masih baru). Windows NT juga tidak dapat bekerja untuk pengguna pribadi karena kebutuhan sumber dayanya yang tinggi. Selain itu, GUI yang digunakannya hanyalah salinan dari GUI Windows 3.1, yang masih kalah jauh jika dibandingkan dengan Workplace Shell milik OS/2, sehingga alasan Windows NT merupakan pengganti bagi Windows 3.1 tidaklah masuk akal.

Akan tetapi, fitur-fitur tersebutlah yang membuat Windows NT pilihan yang sempurna untuk pangsa pasar server jaringan lokal (LAN), yang pada tahun 1993 sedang mengalami booming besar-besaran, seiring dengan komoditas jaringan di dalam kantor telah meningkat secara drastis. Fitur-fitur jaringan dalam Windows NT menawarkan beberapa pilihan konektivitas jaringan yang luas dan juga tentunya sistem berkas NTFS yang efisien. Windows NT 3.51 merupakan primadona Microsoft saat terjun ke pasar ini, yang kemudian mengambil alih sebagian besar pangsa pasar yang sebelumnya dimiliki oleh Novell Netware beberapa tahun ke depan.

Salah satu peningkatan terbesar dari Windows NT adalah Application Programming Interface (API) 32-bit yang baru, yang dibuat untuk menggantikan Windows API 16-bit yang sudah lama. API 32-bit ini dinamakan dengan Win32 API, dan dari sanalah Microsoft menyebut API 16-bit yang lama sebagai Win16. Win32 API memiliki tiga buah implementasi utama: satu untuk Windows NT (yang merupakan Win32 API terlengkap dengan dukungan ANSI/ASCII ataupun Unicode), satu untuk Win32s (yang merupakan bagian dari Win32 yang dapat digunakan di atas sistem Windows 3.1), dan juga satu lagi untuk Chicago (yang hanya mendukung ANSI). Hal ini menyebabkan kompatibilitas yang tinggi antara Chicago dan Windows NT, meskipun pada dasarnya kedua sistem tersebut adalah sangat jauh berbeda jika dilihat dari arsitektur dasarnya.

Windows NT merupakan sistem operasi Windows pertama yang dibuat dengan menggunakan kernel hibrida, setelah pada versi-versi sebelumnya hanya menggunakan kernel monolithic saja.

9. Windows 95 (1995)

Berkas:Am windows95 desktop.png

Tampilan Windows 95 (Wikipedia)

Windows 95 sudah terintegrasi dengan 32-bit TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) dan sudah mendukung jaringan Internet, dial-up networking, dan dukungan Plug and Play, dimana kita bisa menginstall Device dengan hanya mencolok kabel hardwarenya. Versi 32-bit dari Windows 95 terdapat peningkatan kapabilitas multimedia, fitur yang lebih kaya untuk mobile computing, dan Networking yang sudah diintegrasikan.

Setelah Windows 3.11, Microsoft mulai memulai pengembangan sebuah versi Windows yang berorientasi kepada pengguna yang diberi nama kode Chicago. Chicago didesain agar memiliki dukungan terhadap multitasking secara pre-emptive 32-bit seperti halnya yang terdapat di dalam OS/2 dan Windows NT, meskipun kernel 16-bit masih terdapat di dalamnya demi alasan kompatibilitas ke belakang. Win32 API yang pertama kali diperkenalkan pada Windows NT pun diadopsi sebagai sebuah standar antarmuka pemrograman baru yang berbasis 32-bit, dengan kompatibilitas Win16 juga dipertahankan dengan menggunakan sebuah teknik yang dinamakan dengan "thunking". GUI yang baru juga dimiliki oleh sistem operasi, meskipun pada awalnya Microsoft tidak merencanakannya sebagai bagian dari sistem operasi saat dirilis. Memang beberapa elemen antarmuka pengguna yang dimiliki oleh Cairo dipinjam dan ditambahkan kepada sistem operasi tersbut sebagai aspek lainnya dari versi itu (khususnya fitur Plug and Play).

Microsoft tidak mengganti semua kode Windows menjadi 32-bit; banyak bagian di dalamnya masih berupa 16-bit (meskipun tidak menggunakan modus real secara langsung), demi alasan kompatibilitas ke belakang, kinerja, dan waktu pengembangan. Hal ini dan fakta bahwa banyaknya kelemahan dalam desain versi-versi Windows sebelumnya, membuat sistem operasi yang baru ini terganggu efisiensi dan stabilitasnya.

Akhirnya, bagian marketing Microsoft menggunakan nama Windows 95 sebagai nama produk bagi Chicago, saat dirilis pada tanggal 24 Agustus 1995. Microsoft memiliki dua keuntungan dari peluncuran ini: 1) adalah mustahil bagi para konsumen untuk menjalankan Windows 95 pada sistem operasi DOS bukan buatan Microsoft yang jauh lebih murah. 2) meskipun jejak-jejak DOS tidaklah pernah dicabut dari sistem operasi tersebut, malahan versi tersebut menancapkan sebuah versi DOS untuk dimuat sebagai bagian dari proses booting, Windows 95 berjalan dengan sendirinya di dalam modus 386 Enhanced, dengan menggunakan memori virtual dan model pengalamatan memori flat 32-bit. Fitur-fitur itu menjadikan aplikasi Win32 untuk mengalamatkan RAM virtual sebanyak maksimal 2 gigabyte (dengan 2 gigabyte sisanya dicadangkan untuk sistem operasi), dan dalam teorinya mencegah aplikasi tersebut untuk mengganggu ruangan memori yang dimiliki oleh aplikasi Win32 lainnya tanpa adanya persetujuan dari sistem operasi. Dalam hal ini, memang fungsionalitas Windows 95 mendekati apa yang dimiliki oleh Windows NT, meskipun Windows 95/98/Me tidak mendukung memori melebihi 512 megabyte tanpa menyunting konfigurasi sistem yang merepotkan.

Di balik kesuksesan Microsoft, IBM terus melanjutkan pasar OS/2, dengan memproduksi OS/2 versi 3.0 dan OS/2 Warp (versi 4.0). IBM merespons keluhan yang diajukan oleh para konsumen mengenai kebutuhan perangkat keras komputer yang tinggi yang diminta oleh OS/2 versi 2.0, OS/2 versi 3.0 pun dibuat jauh lebih ramping dengan melakukan optimalisasi pada ukuran dan kecepatan. Sebelum Windows 95 dirilis, OS/2 Warp 3.0 bahkan telah dibundel dalam beberapa penyedia perangkat keras mayor di Jerman. Akan tetapi, dengan dirilisnya Windows 95, OS/2 lagi-lagi kehilangan pangsa pasarnya kembali, diambil alih oleh Windows 95.

Mungkin tidak mungkin untuk mencari tahu apa alasan mengapa OS/2 gagal dalam mendapatkan pangsa pasar yang besar. Walaupun OS/2 terus dapat menjalankan aplikasi Windows 3.1, sebenarnya sudah tidak ada yang kekurangan lagi, kecuali pada sebagian kecil dari Windows API yang disebut Win32s. Tidak seperti Windows 3.1, IBM tidak memiliki akses terhadap kode sumber Windows 95 dan tidak mau menggunakan waktu dan sumber daya yang ada untuk melakukan emulasi terhadap Win32 API. IBM juga memperkenalkan OS/2 pada kasus Amerika Serikat versus Microsoft, dengan menyalahkan taktik marketing pada bagian Microsoft, tetapi banyak orang mungkin setuju bahwa masalah di dalam bagian marketing IBM lah dan dukungannya yang sangat kurang dari para pengembang perangkat lunak yang meyebabkan kegagalan-kegagalan OS/2.

Sebelum menggantinya dengan versi Windows yang baru, Microsoft merilis Windows 95 dalam lima versi berbeda, yakni sebagai berikut:

Windows 95 - rilis yang sebenarnya dari Windows 95
Windows 95 A - mencakup pembaruan Windows 95 Original Service Release 1 (OSR1) yang dimasukkan secara langsung terhadap instalasi.
Windows 95 B - mencakup beberapa pembaruan mayor lainnya, seperti halnya sistem berkas FAT32, dan Internet Explorer 3.0. Versi ini juga dikenal dengan Windows 95 OSR2, atau banyak orang di Indonesia menyebutnya sebagai Windows 97.
Windows 95 B USB - atau Windows 95 OSR2.1 merupakan versi Windows 95 yang menawarkan dukungan terhadap perangkat keras berbasis bus Universal Serial Bus/USB.
Windows 95 C - atau Windows 95 OSR2.5 mencakup semua fitur di atas, ditambah Internet Explorer 4.0. Versi ini merupakan versi yang paling terakhir dirilis dari seri Windows 95.
Windows 95 OSR2, OSR2.1 dan OSR2.5 tidaklah dirilis untuk publik, akan tetapi hanya kepada OEM saja yang mau menggunakan sistem operasi tersebut ke dalam komputer buatannya. Beberapa perusahaan OEM bahkan menjual hard disk baru dengan sistem operasi Windows 95 OSR2 di dalamnya.

Selain fitur yang terkandung di dalam Windows 95, Microsoft juga memperkenalkan Microsoft Plus! for Windows 95 yang mencakup beberapa fitur tambahan yang tidak dimiliki oleh Windows 95.

10. Windows NT 4.0 (1996)

Berkas:Windows NT 4.0.png

Microsoft merilis Windows NT 4.0, sebagai penerus Windows NT 3.x yang sukses mengancam dominasi Novell Netware dan UNIX di pasar korporat. Windows NT 4.0 ini pada awalnya dikembangkan sebagai sebuah bagian dari usaha untuk memperkenalkan Windows NT kepada pasar workstation. NT 4.0 memiliki antarmuka yang sama dengan Windows 95, tetapi menggunakan kernel yang sama dengan Windows NT, sehingga lebih stabil. Memang, ada sebuah patch tambahan yang tersedia untuk Windows NT 3.51 yang mampu membuat NT 3.51 agar mirip seperti NT 4.0, tetapi sangat tidak stabil dan memiliki banyak bug. Antarmuka pengguna tersebut pada awalnya memang dikembangkan di atas Windows NT, tetapi karena Windows 95 dirilis terlebih dahulu sebelum NT 4.0, maka orang cenderung berpikir "Windows NT 4.0 adalah jiplakan dari Windows 95."

Windows NT 4.0 datang dalam empat versi:

Windows NT 4.0 Workstation
Windows NT 4.0 Server
Windows NT 4.0 Server, Enterprise Edition (yang mencakup dukungan terhadap clustering dan SMP hingga 8-way)
Windows NT 4.0 Terminal Server

11. Windows 98 (1998)

Berkas:Windows98.png

Tampilan Windows 98 (Wikipedia)

Windows 98 mulai dipasarkan pada 25 Juni 1998. Di versi inilah Windows mulai support dengan port USB secara gila-gilaan, seperti USB hub, USB scanner, USB mouse, USB keyboard, USB joystick, dan berbagai device USB lainnya.

Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tetapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95. Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya.

Windows 98 mengundang kontroversi saat Microsoft memasukkan penjelajah web Microsoft Internet Explorer ke dalam sistem operasi dan tidak dapat dicabut, sehingga menjadikan Windows Explorer dan GUI Windows mampu menampilkan direktori seolah-olah halaman web. Hal ini membuka kasus baru, yang disebut sebagai Amerika Serikat versus Microsoft, yang menanyakan mengapa Microsoft repot-repot menjaga dominasinya di dalam sistem operasi komputer pribadi untuk berkompetisi dengan para pesaingnya seperti Netscape dan IBM dengan cara yang tidak jujur.

Pada tahun 1999, Microsoft merilis Windows 98 Second Edition, sebuah rilis yang menawarkan banyak peningkatan dibandingkan versi sebelumnya. Di sini, Microsoft menambahkan Internet Explorer 5.0 yang ada di Windows 2000. Selain itu, Internet Connection Sharing (ICS), yang merupakan sebuah bentuk dari Network Address Translation (NAT), yang mengizinkan beberapa mesin di dalam sebuah jaringan lokal agar dapat menggunakan satu buah jalur koneksi Internet bersama-sama pun diperkenalkan pada versi ini. Banyak masalah minor di dalam Windows yang lama telah dikoreksi, yang menjadikan Windows 98 menurut banyak orang sebagai sebuah versi Windows 9x yang paling stabil di antara semua versi Windows 9x lainnya.

12. Windows 2000 (2000)

Berkas:Wlogo.pngLogo yang digunakan oleh Microsoft Windows selama tahun 2000

Berkas:Windows2000.pngTampilan desktop Windows 2000

Microsoft merilis Windows 2000 pada 17 Februari 2000, sebuah versi yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Windows NT 5.0 atau "NT 5.0". Versi Windows 2000 ditujukan untuk dua pangsa pasar, yakni pangsa pasar workstation dan juga pangsa pasar server.

Di antara fitur-fitur Windows 2000 yang paling signifikan adalah Active Directory, sebuah model jaringan pengganti model jaringan NT domain, yang menggunakan teknologi yang merupakan standar industri, seperti Domain Name System (DNS), Lightweight Directory Access Protocol (LDAP), dan Kerberos untuk menghubungkan antara sebuah mesin ke mesin lainnya. Windows Terminal Services juga, yang pada Windows NT 4.0 hanya terdapat di dalam satu produk saja, pada Windows 2000 terdapat dalam semua versi server. Fitur-fitur baru yang diadopsi dari Windows 98 juga ditanamkan di dalamnya, seperti Device Manager yang telah ditingkatkan (dengan menggunakan Microsoft Management Console), Windows Media Player, dan DirectX 6.1 (yang memungkinkan sistem operasi berbasis kernel Windows NT untuk menjalankan game). Windows 2000 juga merupakan versi Windows berbasis kernel NT terakhir yang tidak mengharuskan penggunanya untuk melakukan aktivasi terhadapnya.

Meskipun Windows 2000 dapat memperbarui komputer yang sebelumnya menjalankan Windows 98, Windows 2000 tidaklah dianggap sebagai produk yang cocok untuk pengguna rumahan. Alasannya banyak, di antaranya adalah kurangnya device driver untuk banyak perangkat pengguna seperti pemindai (scanner) dan juga pencetak (printer), pada saat dirilis. Situasi tersebut akhirnya berbalik pada saat Windows XP dirilis oleh Microsoft.

Windows 2000 tersedia dalam enam edisi, yakni:

Windows 2000 Professional
Windows 2000 Server
Windows 2000 Advanced Server
Windows 2000 Datacenter Server
Windows 2000 Advanced Server Limited Edition
Windows 2000 Datacenter Server Limited Edition

13. Windows Millenium Edition (ME) Tahun 2000

Tampilan Windows Millenium Edition (ME) (Winsupersite)

Tampilan Windows Millenium Edition (ME) (Winsupersite)

Windows ME dirancang khusus bagi pengguna computer rumahan. Namun, rupanya versi ini kurang disukai oleh masyarakat karena banyaknya isu yang beredar bahwa windows ME tidak sekompatibel Windows 98SE dalam menjalankan beberapa aplikasi tambahan.

Berkas:WindowsME.pngTampilan Windows Millennium Edition screenshot

Berkas:Win Me transparent.pngLogo Windows Me

Pada bulan September 2000, Microsoft memperkenalkan Windows Millennium Edition (dikenal juga dengan sebutan Windows Me atau Windows ME). Versi ini memperbarui Windows 98 dengan dukungan multimedia dan Internet yang lebih baik. Versi ini juga memasukkan fitur "System Restore," yang mengizinkan para penggunanya untuk mengembalikan keadaan sistem ke sebuah titik yang dikenal baik-baik saja, pada saat sistem operasi mengalami kegagalan. System Restore menjadi fitur yang masih dipertahankan pada Windows XP. Versi ini juga memperkenalkan Windows Movie Maker versi pertama.

Windows Me dibuat dalam waktu yang singkat, kira-kira hanya satu tahun, yang ditujukan hanya untuk mengisi kekosongan rilis antara Windows 98 dan Windows XP sebagai sistem operasi untuk kelas rumahan. Fitur-fitur yang terdapat di dalam Windows Me (seperti Internet Explorer 5.5, Windows Media Player 7.0, dan Microsoft DirectX 7.1) bahkan bisa diperoleh secara gratis dari situs Windows Update, kecuali System Restore. Hasilnya, Windows Me pun tidak dianggap sebagai sebuah sistem operasi yang unik di antara saudara-saudaranya dari keluarga Windows 9x, Windows 95 dan Windows 98. Windows Me juga dikritik karena munculnya masalah kestabilan, dan juga dukungan terhadap MS-DOS yang berjalan di dalam modus real. Orang-orang bahkan menyebut Windows Me sebagai Windows Mistake Edition.

Windows Me merupakan sistem operasi terakhir yang dibuat berdasarkan kernel monolithic Windows 9x dan MS-DOS. Versi ini pun menjadi versi terakhir sistem operasi Windows yang tidak memiliki Windows Product Activation (WPA).

14. Windows Experience (XP) (2001)

Tampilan Windows Experience (XP) (Ful.ge)

Tampilan Windows Experience (XP) (Ful.ge)

Berkas:Windows XP.PNGTampilan Windows XP

Windows XP membawa hawa segar bagi dunia komputer. Peningkatan dari Windows 2000, Windows XP membawa reliabilitas tinggi, keamanan, dan performa. Dengan tampilan yang segar, Windows XP memiliki fitur untuk bisnis dan juga home computing., termasuk remote desktop connection, file system yang dapat di-enkrip, System Restore dan juga advanced networking. Untuk pengguna Mobile, terdapat dukungan wireless 802.1x network, Windows Messenger, dan Remote Assistance.

Pada tahun 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode "Whistler" selama pengembangan). Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows 9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua.

Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007.

Windows XP tersedia dalam beberapa versi :

Windows XP Home Edition, yang ditujukan untuk pasar desktop dan laptop rumahan.
Windows XP Home Edition N, sama seperti Home Edition yang biasa, tetapi tidak memiliki Windows Media Player, karena memang peraturan Uni Eropa tidak memperbolehkannya.
Windows XP Professional, yang ditujukan bagi para power user dan pebisnis.
Windows XP Professional N, sama seperti Professional Edition, tetapi tidak memiliki Windows Media Player, karena peraturan Uni Eropa tidak mengizinkannya.
Windows XP Media Center Edition (MCE), dirilis pada bulan November 2002, merupakan Windows XP Home Edition yang ditujukan untuk desktop dan laptop dengan penekanan pada hiburan rumahan.
Windows XP Media Center Edition 2003
Windows XP Media Center Edition 2004
Windows XP Media Center Edition 2005, yang dirilis pada 12 Oktober 2004.
Windows XP Tablet PC Edition, yang ditujukan untuk PC Tablet (PC/netbook dengan layar sentuh)
Windows XP Tablet PC Edition 2005
Windows XP Embedded, yang ditujukan untuk sistem benam (embedded system)
Windows XP Starter Edition, yang ditujukan untuk para pengguna komputer di beberapa negara berkembang.
Windows XP Professional x64 Edition, yang dirilis pada 25 April 2005 untuk sistem-sistem rumahan dan workstation yang menggunakan prosesor 64-bit yang berbasiskan set instruksi x86-64 (AMD64 atau Intel EM64T).

Windows XP 64-bit Edition, merupakan sebuah versi Windows XP yang ditujukan untuk jajaran prosesor Intel Itanium, yang mempertahankan kompatibilitas dengan aplikasi 32-bit dengan menggunakan emulator perangkat lunak. Versi ini sama saja dengan Windows XP Professional, dari segi fitur-fiturnya. Produk ini dihentikan pada bulan September 2005 saat vendor terakhir workstation berbasis prosesor Itanium menghentikan produk-produknya sebagai "workstation", karena memang mereka cenderung memfokuskan Itanium sebagai basis komputer server.
Windows XP 64-bit Edition 2003, dibuat berbasiskan basis kode Windows NT 5.2 (sama seperti Windows Server 2003).

15. Windows Server 2003 (2003)

Berkas:Windows Server 2003 Enterprise Edition trial.pngDesktop dan menu Start Windows Server 2003.

Pada tanggal 24 April 2003, Microsoft meluncurkan Windows Server 2003, sebuah pembaruan untuk sistem operasi Windows 2000 Server, yang menawarkan banyak fitur-fitur keamanan yang baru, pemandu "Manage Your Server wizard" yang menyederhanakan peranan sebuah mesin yang menjalankannya, dan juga peningkatan kinerja. Windows Server 2003 menggunakan kernel Windows NT versi 5.2.

Di dalam Windows Server 2003, beberapa layanan yang tidak terlalu dibutuhkan di dalam lingkungan server dinonaktifkan secara default, terutama "Windows Audio" dan "Themes" demi alasan kestabilan; Agar dapat menggunakan suara dan tampilan yang sama dengan Windows XP, pengguna harus mengaktifkannya secara manual, melalui snap-in Microsoft Management Console Services.msc Selain itu, akselerasi perangkat keras untuk kartu grafis juga dimatikan; lagi-lagi pengguna harus mengaktifkannya secara manual, tentu saja jika device driver yang digunakan "bisa dipercayai".

Pada bulan Desember 2005, Microsoft merilis Windows Server 2003 R2, yang merupakan Windows Server 2003 Service Pack 1 ditambah dengan beberapa paket tambahan. Di antara semua fitur-fitur barunya adalah fitur-fitur manajemeuntuk kantor-kantor cabang, dan integrasi identitas yang luas.

Windows Server 2003 tersedia dalam lima buah edisi:

Windows Server 2003, Web Edition
Windows Server 2003, Standard Edition
Windows Server 2003, Enterprise Edition (32-bit dan 64-bit)
Windows Server 2003, Datacenter Edition
Windows Server 2003, Small Business Server

16. Windows Fundamentals for Legacy PCs sebagai platform thin client (2006)

Berkas:Windowsflp.png

Tampilan desktop Windows Fundamentals for Legacy PCs

Pada bulan Juli 2006, Microsoft merilis sebuah versi Windows XP Service Pack 2, yang ditujukan untuk pasar thin-client, yang disebut sebagai Windows Fundamentals for Legacy PCs (WinFLP). WinFLP hanya tersedia bagi para pelanggan Microsoft Software Assurance. Tujuan dibuatnya WinFLP adalah untuk memberikan pilihan upgrade kepada para pelanggannya yang masih menggunakan Windows 95, Windows 98, Windows Me, dan Windows NT Workstation. Sebagian besar aplikasi pengguna dijalankan di atas mesin jarak jauh dengan menggunakan Terminal Services atau Citrix. Pada tahun 2009, Microsoft merilis Windows Thin PC yang merupakan penerus dari WinFLP.

17. Windows Vista (2007)

Tampilan Windows Vista (Isodownload)

Tampilan Windows Vista (Isodownload)

Fitur-fitur pada Windows Vista perubahannya boleh dikatakan radikal, terutama pada bagian user interface. Kemampuan sekuritas juga ditambahkan oleh Microsoft, sehingga Microsoft mengklaim versi terbarunya ini lebih stabil, aman, dan memanjakan pengguna komputer, walaupun menurut banyak orang hal-hal tersebut sudah ada pada Windows XP.

Setelah meraih kesukesan besar dengan Windows XP, Microsoft tidak lantas berhenti begitu saja mengembangkan Windows. Versi terbaru dari Windows, disebut dengan Windows Vista, dirilis pada tanggal 30 November 2006 [1] bagi kalangan bisnis sementara untuk kalangan pengguna rumahan dirilis pada tanggal 30 Januari 2007. Windows Vista memang dicanangkan agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus pengguna yang terbatas, yang disebut sebagai User Account Control (UAC), untuk menggantikan filosofi "administrator-by-default" yang diberlakukan pada Windows XP. Windows Vista juga memperkenalkan fitur grafik yang jauh lebih "memikat", yang disebut dengan Windows Aero GUI, aplikasi yang baru (seperti halnya Windows Calendar, Windows DVD Maker dan beberapa game baru termasuk Chess Titans, Mahjong, dan Purble Place). Selain itu, Windows Vista juga menawarkan versi Microsoft Internet Explorer yang lebih aman, serta Windows Media Player versi baru (versi 11).

Berkas:Windows Vista Desktop.png

Windows Vista, menampilkan antarmuka grafis Aero-nya yang memikat, Welcome screen dan menu Start.

Windows Vista menggunakan nomor versi 6.0, sehingga memang terdapat perbedaan versi yang signifikan jika dibandingkan dengan Windows XP yang menggunakan nomor versi 5.1 atau Windows Server 2003 (5.2). Karena, memang Windows Vista memiliki banyak perbedaan yang mendasar, khususnya pada bagian arsitektur dasar sistem operasi.

Windows Vista dijual dalam beberapa edisi:

Windows Vista Starter
Windows Vista Home Basic
Windows Vista Home Premium
Windows Vista Business
Windows Vista Enterprise
Windows Vista Ultimate

18. Windows Home Server (2007)

Berkas:WindowsHomeServer (Server Storage).png

Windows Home Server Console

Windows Home Server (sebelumnya memiliki nama kode Q singkatan dari Quattro) merupakan sebuah produk server yang diturunkan dari Windows Server 2003, yang didesain khusus untuk digunakan oleh para konsumen dari pengguna rumahan. Sistem operasi ini diperkenalkan pada tanggal 7 Januari 2007 oleh Bill Gates. Windows Home Server dapat dikonfigurasikan dan dipantau dengan menggunakan program console yang dapat diinstalasikan pada sebuah PC klien. Windows ini memiliki fitur Media Sharing, backup terhadap drive lokal dan drive jarak jauh, dan duplikasi berkas.

19. Windows Server 2008 (2008)

File:Windows Server 2008.png

Windows Server 2008, adalah sebuah versi baru Windows Server, yang dijadwalkan untuk dirilis pada tanggal 27 Februari 2008. Pada saat pengembangannya, Windows Server memiliki nama kode "Windows Server Codenamed Longhorn." Windows Server 2008 dibangun di atas beberapa keunggulan teknologi dan keamanan yang pada awalnya diperkenalkan dengan Windows Vista, dan ditujukan agar bisa lebih modular secara signifikan, ketimbang pendahulunya, Windows Server 2003.

20. Windows 7 (2010)

Berkas:Windows 7.pngTampilan Windows 7

Rilis selanjutnya setelah Windows Vista adalah Windows 7, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Blackcomb dan Vienna. Saat pertama kali dirilis, Windows ini memiliki kernel NT versi 6.1 build 7600, yaitu perbaikan dari Windows Vista dimana saat rilis pertama memiliki kernel NT 6.0 build 6000. Windows 7 yang dirilis pada tanggal 22 Oktober 2009 ini memiliki keamanan dan fitur yang baru, diantaranya adalah: Jump List, Taskbar yang membuka program dengan tampilan kecil, Windows Media Player 12, Internet Explorer 8, dan lain-lain. Beberapa fitur yang unik adalah Sidebar yang berganti nama menjadi Gadget dan bebas ditaruh ke mana-mana pada desktop (tidak seperti Sidebar yang hanya bisa diletakkan di tempat tertentu). Fitur itu membuat Windows 7 menjadi menarik. Spesifikasi Windows 7 lebih ringan dan harganya juga lebih murah daripada Windows Vista.

Sama seperti Windows Vista, Windows 7 juga tersedia dalam 6 edisi yaitu:

Windows 7 Starter
Windows 7 Home Basic
Windows 7 Home Premium
Windows 7 Professional
Windows 7 Ultimate
Windows 7 Enterprise

21. Windows 8 (2009)

Berkas:Windows 8 Start Screen.png

Tampilan Windows 8 (V3)

Pengembangan Windows 8 dimulai sebelum Windows 7 diluncurkan pada tahun 2009. Tanggal 13 September 2011, build 8102 (Windows 8 Developer Preview) dirilis ke publik. Build ini terbuka penuh untuk pertama kalinya dan dilengkapi Start Screen baru, antarmuka pengguna Metro dan sejumlah sampel aplikasi buatan para karyawan magang di Microsoft. Pada tanggal 29 Februari 2012, Microsoft meluncurkan Windows 8 Consumer Preview, versi beta dari Windows 8, build 8250. Untuk pertama kalinya sejak Windows 95, tombol Start tidak lagi muncul di taskbar, meski layar Start-nya masih harus dibuka dengan mengklik sudut kiri bawah layar dan tombol Start di kotak Charm. Pada tanggal 1 Agustus 2012, Windows 8 (build 9200) dirilis dengan nomor build 6.2.9200.16384. Microsoft mengadakan acara peluncuran pada 25 Oktober 2012 dan meluncurkan Windows 8 untuk publik keesokan harinya.

Fitur:

Desain aplikasi Windows 8 UI, yang bisa dibuat dari bahasa pemograman apa saja, seperti misalnya bahasa pemrograman web seperti HTML, CSS, dan JavaScript, dan bahasa pemrograman aplikasi desktop seperti C, C++, C#, dll.
Hilangnya tombol Mulai (digantikan oleh Layar Mulai dan Charms).
Hilangnya tombol Mulai pada desktop
Kompatibel dengan arsitektur Intel, AMD, dan ARM (khususnya tablet).
Kompatibel dengan perangkat berspesifikasi rendah seperti Tablet, Laptop, Netbook, bahkan Smartphone
Portabel di USB (Windows To Go).
Windows Explorer menggunakan ribbon seperti Office 2010 & 2007, juga berganti nama menjadi 'File Explorer.
Hybrid Boot, fitur untuk mempercepat waktu start-up dengan menyimpan memori inti Windows ke dalam hard disk dan me-load-nya tiap booting.
Fitur pengembalian (recovery) baru, Refresh dan Reset. Refresh akan mengembalikan semua file Windows ke kondisi awal tanpa mengubah pengaturan, berkas, atau aplikasi Windows 8 UI. Reset akan mengembalikan komputer ke kondisi standar pabrikan.
Rancangan baru dari Windows Task Manager.
Proses aktivasi yang mudah.
Diperkenalkannya Layar Kunci (Lock Screen).
Bursa Windows, sebagai tempat membeli atau menginstal aplikasi Windows 8 UI.
Aplikasi media penyimpanan awan baru yang disebut Skydrive.
Antivirus yang sudah terintegrasi dengan Windows Defender.
Pilihan jenis log-in yang beragam, yaitu sandi akun Microsoft/lokal, sandi gambar, dan PIN.
Edisi:

Windows 8
Windows 8 adalah edisi standar Windows untuk arsitektur IA-32 dan x64. Dokumantasi yang didapat dari ImageX tool dan buku Paul Thurrott di Windows 8 juga menyebutkan versi ini sebagai "Core". Edisi ini membawa fitur-fitur yang ditunjukkan untuk pengguna rumahan dan memberikan semua fitur standar Windows 8 seperti Layar Mulai, ubin langsung, Bursa Windows, Internet Explorer 10, dan lain-lain.

Windows 8 Pro
Windows 8 Pro sebanding dengan Windows 7 Professional dan Ultimate dan ditunjukkan pada pengguna tingkat lanjut atau pengguna rumahan tingkat lanjut (dengan Windows Media Center meskipun harus membelinya lagi ). Fitur tambahan meliputi kemampuan untuk menerima koneksi Remote Desktop, ikut serta dalam Domain Windows Server, Enkripsi Berkas Sistem, Hyper-V, pemuatan (booting) Virtual Hard Disk, Group Policy, BitLocker dan BitLocker To Go.

Windows 8 Enterprise
Windows 8 Enterprise menyediakan semua fitur di Windows 8 Pro (kecuali kemampuan untuk memasang Windows Media Center), dengan fitur tambahan untuk membantu organisasi TI (lihat tabel dibawah). Edisi ini tersedia untuk pengguna Software Assurance atau pelanggan MSDN dan TechNet Professional, dan dirilis tanggal 16 Agustus 2012.

Windows RT
Windows RT hanya akan tersedia terpasang di perangkat berbasis ARM seperti tablet PC. Windows RT akan terpaket dengan versi yang teroptimalkan untuk sentuh dari versi desktop Microsoft Office 2013 Home and Student (Microsoft Office RT 2013) berisi Word, Excel, PowerPoint, dan OneNote, dan mendukung kemampuan enkripsi perangkat. Beberapa fitur kantoran seperti Group Policy dan dukungan domain tidak didukung.

22. Windows 8.1 (2013)

Berkas:Layar Mulai Windows 81.png

Tampilan Windows 8.1

Rilis selanjutnya setelah Windows 8 adalah Windows 8.1, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Blue. Tanggal 26 Juni 2013, build 9431 (Windows 8.1 Free Preview) dirilis ke publik. Build ini terbuka penuh untuk pertama kalinya dan dilengkapi dengan tombol Mulai baru, booting langsung ke desktop, layar kunci yang disempurnakan dan sejumlah aplikasi Metro yang baru. Pada tanggal 27 Agustus 2013, Windows 8.1 (build 9600) dirilis dengan nomor build 6.3.9600.16384. Microsoft mengadakan acara peluncuran pada 17 Oktober 2013 dan meluncurkan Windows 8.1 untuk publik keesokan harinya.

Fitur:

Aplikasi standar baru: Calculator (Modern UI), Alarm, Sound Recorder, Reading List, Food & Drink, Help & Tips, dan sebuah File Manager berbasis Modern UI (menyatu bersama aplikasi SkyDrive Modern UI).
Kembalinya Tombol start pada windows dan Hilangnya aplikasi Messaging.
Terintegrasi dengan UWP Internet Explorer 11 (Preview).

Berkas:Internet Explorer 11 Preview (Windows 81).png

UWP Internet Explorer 11 Preview di Windows 8.1 Preview

PC Settings, merangkum pengaturan-pengaturan Control Panel (berbasis Modern UI).

Windows PowerShell v40: sejumlah perintah baru untuk mengelola Start Screen, Windows Defender, dll.

Bursa Windows 2.0: Tampilan Baru dan lebih fleksibel, memperbarui aplikasi secara otomatis.

Boot ke desktop: Windows 8.1 bisa booting langsung ke desktop tanpa harus ke Layar Mulai.

Latar Layar Mulai: Warna dan Pola latar belakang di Layar Mulai Windows 8 bisa diatur sesuka hati, bahkan bisa disamakan dengan desktop.

Search Heroes: Di Windows 8, kita hanya bisa mencari aplikasi, pengaturan, dan files. Di Windows 8.1, selain mencari aplikasi, pengaturan, dan files, kita juga bisa mencari orang-orang terkenal, artis, kota, atau apa saja; karena pencarian Windows 8.1 sudah terintegrasi dengan internet lewat Bing.

Multitugas fleksibel: Di Windows 8, kita hanya bisa menjalankan 2 aplikasi secara bersamaan. Di Windows 8.1, kita bisa menjalankan 3 atau 4 aplikasi secara bersamaan, tergantung ukuran layar.

Layar Mulai fleksibel: Kustomisasi lebih fleksibel, menggrup,,menempel, melepas, dan mengubah ukuran ubin aplikasi menjadi lebih mudah.

Tampilan Baru File Explorer: Pustaka (Library) disembunyikan secara default (namun menjadi satu dibawah This PC) dan Computer (Komputer) berubah nama menjadi This PC (PC ini).
Sama seperti Windows 8, Windows 8.1 juga tersedia dalam 4 edisi yaitu:

Windows 8.1
Windows 8.1 Pro
Windows 8.1 Enterprise
Windows RT 8.1

23. Windows 10 (2015)

Berkas:Windows 10.png

Tampilan Windows 10

Tampilan Windows 10 (Groovypost)

Tampilan Windows 10

Windows 10 merupakan sistem operasi komputer pribadi yang dikembangkan oleh Microsoft sebagai bagian dari keluarga sistem operasi Windows NT. Diperkenalkan pada tanggal 30 September 2014, dirilis pada 29 Juli 2015 dan pada November 2015, Threshold 2 dari Windows 10 (v10.0.10586) dirilis kepada publik.

Pertama diperkenalkan pada bulan April 2014 pada Konferensi Build, Windows 10 bertujuan untuk mengatasi kekurangan dalam antarmuka pengguna pertama kali diperkenalkan oleh Windows 8 dengan menambahkan mekanik tambahan yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna untuk perangkat yang tidak ada layar sentuh (seperti komputer meja dan laptop), termasuk kebangkitan menu Mulai yang terlihat di Windows 7, sistem desktop maya, dan kemampuan untuk menjalankan aplikasi Bursa Windows dalam jendela pada desktop daripada modus layar penuh.

Windows 10 akan tersedia dalam empat edisi utama untuk komputer meja, laptop, dan tablet; Windows 10 Home ditujukan untuk perangkat PC biasa dan memberikan fitur tingkat-konsumen; Windows 10 Pro menambahkan fitur tambahan yang ditujukan untuk pengguna mahir dan lingkungan bisnis skala kecil dan menengah; Windows 10 Enterprise berisi fitur tambahan yang ditujukan terhadap lingkungan bisnis skala menengah dan besar; sementara Windows 10 Education merupakan versi yang mirip dengan Enterprise yang akan didistribusikan ke sekolah, kampus, dan universitas melalui program lisensi akademi Microsoft. Tiga edisi Windows 10 juga akan tersedia untuk perangkat bergerak dan benam.

Empat edisi utama dari Windows 10, yaitu:

Windows 10 Home: dirancang untuk digunakan dalam komputer meja, laptop, dan tablet. Edisi ini termasuk semua fitur tingkat-konsumen dan setara dengan versi dasar dari Windows 8, 8.1, Windows 7 Home Basic dan Home Premium. Di versi ini pengguna tidak dapat mematikan fitur Windows Update.
Windows 10 Pro: sebanding dengan Windows 8 Pro, Windows 7 Professional dan Ultimate, dan Windows Vista Business dan Ultimate. Edisi ini dibangun dari edisi Home dan menambahkan fitur penting untuk bisnis, dan memiliki fitur yang setara dengan Windows 8.1 Pro.
Windows 10 Enterprise: memberikan semua fitur dari Windows 10 Pro, dengan fitur tambahan untuk membantu dengan organisasi berbasis IT, dan akan memberikan fungsi yang setara dengan Windows 8.1 Enterprise dan hanya tersedia melalui lisensi volume.
Windows 10 Education: memberikan semua fitur Windows 10 Enterprise, dirancang untuk digunakan di sekolah, kampus dan universitas. Edisi ini akan tersedia melalui Lisensi Volume Akademi Microsoft, dengan cara yang mirip dengan Windows 8.1 Enterprise.
Windows 10 Enterprise LTSB: Versi ini dikeluaran oleh Microsoft dengan tujuan memberikan opsi kepada kalangan enterprise untuk dapat mempunyai kontrol penuh terhadap update Windows sehingga pengguna dapat menolak update yang ditawarkan oleh Microsoft.
Edisi Windows 10 untuk perangkat bergerak dan benam, yaitu:

Windows 10 Mobile: dirancang untuk telepon cerdas dan tablet kecil. Edisi ini termasuk semua fitur konsumen dasar, termasuk kapabilitas Continuum. Ini merupakan suksesor secara de facto dari Windows Phone 8.1 dan Windows RT.
Windows 10 Mobile Enterprise: memberikan semua fitur Windows 10 Mobile, dengan fitur tambahan untuk membantu dengan organisasi berbasis IT, dengan cara yang mirip dengan Windows 8.1 Enterprise, tetapi dioptimalkan untuk perangkat bergerak.
Windows 10 IoT Core: akan dirancang khusus untuk digunakan dalam footprint kecil, perangkat berbiaya rendah dan skenario Internet of Things (IoT) dan akan mirip dengan Windows Embedded.
Versi Enterprise dan Mobile Enterprise juga akan dirilis untuk sistem benam.

Sumber: Wikipedia

Rabu, 26 Juni 2013

Download ISO Microsoft Windows 8.1 With Update MSDN Original

windows-8-8-1-enterprise-1527278869

Windows 8.1 adalah paket layanan untuk sistem operasi Windows 8 dan Windows RT. Pertama kali diperkenalkan dan dirilis sebagai beta publik pada bulan Juni 2013, Windows 8.1 dirilis untuk manufaktur pada tanggal 27 Agustus 2013, dan mencapai ketersediaan umum pada tanggal 17 Oktober 2013, hampir setahun setelah rilis ritel dari pendahulunya. Windows 8.1 tersedia gratis untuk pengguna salinan ritel Windows 8 dan Windows RT melalui Bursa Windows. Tidak seperti paket layanan untuk versi Windows sebelumnya, pengguna yang memperoleh Windows 8 di luar salinan ritel atau instalasi pra-muat (yaitu, lisensi volume) harus mendapatkan Windows 8.1 melalui media instalasi baru dari langganan masing-masing atau saluran perusahaan. Meskipun tidak secara eksplisit dipasarkan sebagai paket layanan, kebijakan siklus hidup dukungan Microsoft memperlakukan Windows 8.1 mirip dengan paket layanan Windows sebelumnya: Ini adalah bagian dari siklus hidup dukungan Windows 8, dan menginstal Windows 8.1 diperlukan untuk menjaga akses ke dukungan dan Windows Update setelah 12 Januari 2016.

Dirilis sebagai bagian dari pergeseran oleh Microsoft terhadap reguler, pembaruan utama tahunan untuk platform dan layanan, Windows 8.1 ini terutama ditujukan untuk mengatasi keluhan dari pengguna Windows 8 dan pengulas di peluncuran. Terlihat perangkat tambahan termasuk layar mulai yang disempurnakan, pandangan sekejap tambahan, aplikasi dibundel tambahan, terintegrasi dengan OneDrive secara ketat, Internet Explorer 11, sistem pencarian terpadu yang didukung oleh Bing, restorasi tombol Mulai terlihat di bilah tugas, dan kemampuan untuk mengembalikan perilaku sebelumnya membuka desktop pengguna pada saat log masuk bukannya layar Mulai. Windows 8.1 juga menambahkan dukungan untuk teknologi yang sedang berkembang seperti menampilkan resolusi tinggi, pencetakan 3D, Wi-Fi Direct, dan streaming dengan Miracast.

Windows 8.1 menerima penerimaan yang relatif positif, dengan kritikus memuji fungsionalitas diperluas tersedia untuk aplikasi dibandingkan dengan Windows 8, integrasi dengan OneDrive, bersama dengan tweak antarmuka pengguna dan penambahan tutorial diperluas untuk mengoperasikan antarmuka Windows 8. Namun, Windows 8.1 masih dikritik karena masih rumit untuk digunakan pada desktop atau laptop komputer tradisional daripada perangkat berbasis layar sentuh, dan untuk tidak memperbaiki semua kesalahan yang awalnya dialami oleh Windows 8. Meskipun perbaikan ini, Windows 8.1 masih menyorot karena tidak mengatasi semua penyimpangan dari Windows 8 (seperti buruknya tingkat integrasi antara aplikasi bergaya-Metro dan antarmuka desktopnya), dan dampak pada potensi privasi dari meluasnya penggunaan layanan daring dari Windows 8.1.

750px-Layar_Mulai_Windows_81

Sejarah

Berkas:Moscone Center, San Francisco (2013).JPGWindows 8.1 pertama kali didemokan di Build 2013, yang diselenggarakan di San Francisco Moscone Center.

Pada Februari 2013, penulis ZDNet Mary Jo Foley mengungkapkan rumor potensial tentang "Blue", nama kode untuk gelombang pembaruan yang direncanakan di beberapa produk dan layanan Microsoft, termasuk Windows 8, Windows Phone 8, Outlook.com, dan SkyDrive. Secara khusus, laporan rinci bahwa Microsoft berencana untuk beralih ke yang lebih "berkelanjutan" model pembangunan, yang akan melihat revisi utama untuk platform perangkat lunak utama dirilis pada siklus tahunan yang konsisten untuk bersaing dengan tuntutan pasar. Pinjaman kredibilitas laporan, Foley mencatat bahwa anggota staf Microsoft telah terdaftar pengalaman dengan "Windows Blue" pada profil LinkedIn-nya, dan terdaftar sebagai sistem operasi terpisah dari Windows 8.

Sebuah build pos-RTM dari Windows 8, build 9364, bocor pada Maret 2013. Build ini, dilaporkan dari "Windows Blue", mengungkapkan sejumlah perangkat tambahan di antarmuka Windows 8, termasuk gerakan tambahan sentuh, pilihan ukuran baru kecil dan ekstra besar untuk ubin, pilihan warna diperluas pada layar Mulai, perluasan PC Settings untuk termasuk lebih banyak pilihan yang sebelumnya eksklusif untuk Control Panel versi desktop, kemampuan untuk aplikasi untuk snap setengah dari layar, kemampuan untuk mengambil screenshot dari charms bar pada tombol Bagi, aplikasi saham tambahan (seperti kalkulator, jam alarm, perekam suara, dan penyunting video dasar yang disebut "Moments Movie"), meningkatkan integrasi SkyDrive (seperti backup perangkat otomatis), Internet Explorer 11, dan pilihan baru lainnya. Tak lama kemudian pada tanggal 26 Maret 2013, wakil presiden perusahaan komunikasi perusahaan Frank X. Shaw resmi mengakui proyek "Blue", yang menyatakan bahwa pembangunan berkelanjutan akan menjadi "normal baru" di Microsoft, dan bahwa "kelompok produk kami juga mengambil Pendekatan perencanaan terpadu sehingga orang mendapatkan apa yang mereka inginkan-semua perangkat mereka, aplikasi dan jasa bekerja sama dimanapun mereka berada dan apa pun yang mereka lakukan."

Pada awal Mei, laporan pers mengumumkan versi yang akan datang di Financial Times dan The Economist secara negatif dibandingkan Windows 8 ke New Coke. Tema ini kemudian bergema dan diperdebatkan dalam pers komputer. Shaw menolak kritik ini sebagai "ekstrem", menambahkan bahwa ia melihat perbandingan dengan Diet Coke sepertinya lebih tepat.

Pada tanggal 14 Mei, Microsoft secara resmi mengumumkan bahwa pembaruan "Blue" akan bernama Windows 8.1. Setelah presentasi keynote berfokus pada update, versi beta publik Windows 8.1 dirilis pada 26 Juni 2013 selama Konferensi Build. Build 9600 dari Windows 8.1 dirilis ke mitra perangkat keras OEM pada 27 Agustus 2013, dan menjadi tersedia secara umum pada tanggal 17 Oktober 2013. Tidak seperti rilis terakhir dari Windows dan paket layanan, pelanggan lisensi volume dan pelanggan MSDN Plus dan TechNet Plus awalnya tidak dapat memperoleh versi RTM pada rilis, seorang juru bicara menyatakan bahwa perubahan dalam kebijakan adalah untuk memungkinkan Microsoft untuk bekerja dengan OEM "untuk memastikan pengalaman berkualitas dengan ketersediaan umum." Namun, setelah kritik, Microsoft membalikkan keputusan mereka dan merilis build RTM di MSDN dan TechNet pada tanggal 9 September 2013. Sebelum merilis Windows 8.1, Microsoft menayangkan perdana iklan televisi baru pada akhir September 2013 yang difokuskan pada perubahan sebagai bagian dari kampanye "Windows Everywhere".

Tak lama setelah rilis, Windows RT 8.1 pembaruan untuk sementara ditarik oleh Microsoft menyusul laporan bahwa beberapa pengguna telah mengalami bug langka yang merusak perangkat mereka dan Data Konfigurasi Boot selama instalasi, sehingga kesalahan pada saat sistem dijalankan. Pada tanggal 21 Oktober 2013, Microsoft mengkonfirmasi bahwa bug tersebut terbatas pada tablet Microsoft Surface RT, dan hanya mempengaruhi 1 dalam 1000 instalasi. Perusahaan ini merilis media pemulihan dan instruksi yang dapat digunakan untuk memperbaiki perangkat, dan memulihkan akses ke Windows RT 8.1 pada hari berikutnya.

Tak lama setelah rilis, pengguna juga melaporkan bahwa perubahan layar DPI penanganan diperkenalkan oleh Windows 8.1 disebabkan masukan lag tetikus dalam permainan video tertentu yang tidak menggunakan DirectInput API—terutama pada permainan dengan genre tembak-menembak orang-pertama seperti spesifik judul Call of Duty, Deus Ex: Human Revolution, Hitman: Absolution, dan Metro 2033. Pengguna juga menemukan masalah menjadi lebih jelas pada mesin menggunakan tetikus dengan resolusi tinggi atau tingkat pemungutan suara. Microsoft merilis patch untuk memperbaiki bug pada game tertentu di November 2013, dan mengakui bahwa hal itu disebabkan oleh "perubahan pengolahan tikus-masukan untuk skenario interaksi latensi rendah".

Pemutakhiran

Pada tanggal 8 April 2014, Microsoft merilis "Windows 8.1 Update", yang mencakup semua pemutakhiran terakhir ditambah fitur-fitur baru, bersamaan dengan berakhirnya dukungan terhadap Windows XP. Pertama diungkapkan oleh wakil presiden Microsoft Joe Belfiore di Mobile World Congress pada tanggal 23 Februari 2014 dan dirincikan secara penuh pada konferensi Build Microsoft pada tanggal 2 April. Belfiore juga mencatat bahwa update akan menurunkan persyaratan sistem minimum untuk Windows, sehingga dapat diinstal pada perangkat dengan sesedikit 1 GB RAM dan penyimpanan 16 GB. Tidak seperti Windows 8.1 itu sendiri, pembaruan kumulatif ini didistribusikan melalui Windows Update, dan harus diinstal agar dapat menerima patch lebih lanjut untuk Windows 8.1.

Pada edisi 2014 dari Build selama bulan April, perwakilan Microsoft Terry Myerson meluncurkan perubahan antarmuka pengguna lanjutan untuk Windows 8.1, termasuk kemampuan untuk menjalankan aplikasi Metro gaya dalam jendela desktop dan menu Mulai yang direvisi, yang menciptakan kompromi antara desain menu Mulai yang digunakan oleh Windows 7 dan layar Mulai dengan menggabungkan daftar aplikasi di kolom pertama dengan kedua yang dapat digunakan untuk menampilkan ubin aplikasi. Myerson menyatakan bahwa perubahan ini akan terjadi dalam pembaruan masa depan, tetapi tidak menjelaskan lebih lanjut. Microsoft juga memperkenalkan sebuah konsep yang dikenal sebagai "Aplikasi Universal Windows", di mana aplikasi Windows Runtime dapat diporting ke Windows Phone 8.1 dan Xbox One sementara berbagi basis kode yang sama. Meskipun tidak sepenuhnya menyatukan ekosistem aplikasi Windows dengan Windows Phone, itu akan memungkinkan para pengembang untuk menyinkronkan data antara versi aplikasi mereka pada setiap platform, dan bundel akses ke Windows, Windows Phone, dan versi Xbox One dari sebuah aplikasi dalam pembelian tunggal.

Kemampuan untuk menyebarkan pembaruan Windows 8.1 melalui Windows Software Update Services (WSUS) telah dinonaktifkan tak lama setelah rilis menyusul penemuan bug yang mempengaruhi kemampuan untuk menggunakan WSUS secara keseluruhan dalam konfigurasi server yang tertentu.

Distribusi

Microsoft memasarkan Windows 8.1 sebagai "update" (pemutakhiran) untuk Windows 8, menghindari istilah "upgrade" (peningkatan). Kebijakan siklus hidup dukungan Microsoft memperlakukan Windows 8.1 mirip dengan paket layanan Windows sebelumnya: Ini adalah bagian dari siklus hidup dukungan Windows 8, dan meningkatkan ke 8.1 diperlukan untuk menjaga akses ke dukungan dan pemutakhiran Windows setelah 12 Januari 2016.

Salinan ritel dan OEM dari Windows 8, Windows 8 Pro, dan Windows RT dapat ditingkatkan melalui Bursa Windows secara gratis. Namun, pelanggan lisensi volume, pelanggan TechNet atau MSDN, dan pengguna Windows 8 Enterprise harus mendapatkan media instalasi mandiri untuk Windows 8.1 dan menginstal melalui proses penyetelan Windows tradisional, baik sebagai peningkatan di tempat atau menginstal secara bersih. Ini membutuhkan kunci produk Windows 8.1-yang spesifik.

Peningkatan melalui Bursa Windows mengharuskan setiap mesin untuk mengunduh paket upgrade sebesar 2-3,6 GB. Berbeda dengan paket layanan Windows tradisional, mengunduh instalasi mandiri, yang dapat diunduh dan diinstal sekali sebanyak yang diperlukan, membutuhkan kunci produk Windows 8.1-yang spesifik. Paul Thurrott dari Windows Supersite memperkenalkan solusi untuk menghindari urutan pemeriksaan kunci pra-unduh dengan kunci Windows 8. Namun, ia mencatat bahwa masih belum banyak yang dapat dilakukan dengan unduhan ini karena memerlukan kunci produk Windows 8.1-yang spesifik.

Media instalasi ritel baru dari Windows 8.1 yang dirilis bersamaan dengan peningkatan online. Tidak seperti rekan-rekan Windows 8 mereka, mereka dapat menginstal Windows pada komputer yang tidak memiliki sistem operasi sama sekali. Microsoft menyatakan bahwa perubahan itu dalam menanggapi umpan balik pelanggan, dan untuk memungkinkan lebih banyak fleksibilitas bagi pengguna. Harga untuk salinan ritel dari Windows 8.1 tetap sama.

Pada tanggal 1 Juli 2014, mengakui kesulitan pengguna mungkin memiliki melalui metode pemutakhiran Bursa Windows, Microsoft memperkenalkan "program percontohan" yang akan memungkinkan Windows 8 dan RT 8 secara otomatis diperbarui ke Windows 8.1 melalui Windows Update.

Windows 8.1 dengan Bing

Pada tanggal 23 Mei 2014, Microsoft mengumumkan akan mulai menawarkan sedikit versi modifikasi Windows 8.1 yang berjudul Windows 8.1 dengan Bing untuk produsen komputer OEM untuk digunakan di komputer ekonomi tertentu. Edisi ini mirip dengan edisi bahasa tunggal Windows 8.1 inti dengan Update 1 diinstal dan datang pada harga yang berkurang. Sebagai gantinya, OEM secara khusus dilarang mengubah mesin pencari default, yaitu Bing. Pengguna akhir tidak dibatasi dari menginstal mesin pencari atau peramban lainnya. Harga edisi ini adalah rahasia dagang yang tidak diungkapkan.

Fitur yang baru dan diubah

Banyak perubahan pada Windows 8.1, terutama untuk antarmuka pengguna, dibuat dalam menanggapi kritik dari pengadopsi awal dan kritikus lain setelah peluncuran Windows 8.

Antarmuka pengguna dan desktop

Layar Mulai menerima beberapa perangkat tambahan pada Windows 8.1, termasuk diperpanjang "All Apps" melihat dengan mode urutan (yang sekarang diakses dengan mengklik tombol panah bawah baru atau menggesekkan ke atas), kecil dan ekstra besar ukuran untuk ubin, dan ubin berwarna untuk pintas desktop program. Pilihan kustomisasi tambahan juga ditambahkan, seperti opsi warna diperluas, latar belakang baru (beberapa di antaranya memasukkan unsur animasi), dan kemampuan layar Mulai untuk menggunakan latar belakang desktop sebagai gantinya. Aplikasi tidak lagi ditambahkan ke layar Mulai secara otomatis ketika diinstal, dan semua aplikasi desktop disematkan ke layar Mulai sekarang memiliki ubin yang berwarna. Aplikasi sistem gertakan juga telah diperluas, hingga 4 aplikasi dapat dihentakkan pada layar tunggal tergantung pada ukuran layar, aplikasi sekarang dapat bentak untuk mengisi setengah layar, dan juga dapat digunakan pada setiap layar dalam konfigurasi multi-monitor. Aplikasi juga dapat meluncurkan aplikasi lain dalam tampilan bentak untuk menampilkan konten, misalnya, app Mail dapat membuka lampiran foto di penampil gambar bentak setengah lain dari layar. Peningkatan dukungan juga diberikan oleh aplikasi untuk menggunakan perangkat dalam orientasi potret (vertikal). Layar kunci sekarang menawarkan kemampuan untuk menggunakan slide foto sebagai latar belakang nya, dan jalan pintas ke aplikasi Camera dengan menggesekkan ke atas. Papan tombol dalam layar memiliki mekanisme autocomplete perbaikan yang sekarang menampilkan beberapa saran kata, dan memungkinkan pengguna untuk memilih dari mereka dengan meluncur di spasi. Kamus autocomplete ini juga secara otomatis diperbarui menggunakan data dari Bing, yang memungkinkan untuk mengenali dan menyarankan kata-kata yang berkaitan dengan tren saat ini dan peristiwa. Demikian pula untuk Windows Phone, aplikasi tertentu sekarang menampilkan bilah sempit dengan tiga titik di atasnya untuk menunjukkan adanya menu munculan dapat diakses dengan menggesekkan, klik pada titik-titik, atau mengklik kanan.

Untuk meningkatkan kegunaan dari antarmuka desktop, tombol Mulai terlihat dikembalikan ke bilah tugas untuk membuka layar Mulai, dan menu Quick Links (diakses oleh tombol Mulai dengan mengklik kanan atau dengan menekan ⊞ Win+X) sekarang berisi pilihan untuk mematikan komputer dan keluar dari akun. Pengaturan "Navigasi" baru dapat digunakan untuk memodifikasi perilaku antarmuka tertentu, seperti menonaktifkan sudut panas atas untuk menggunakan pesona dan daftar aplikasi terkini, pergi ke desktop bukannya layar Mulai pada saat masuk atau setelah menutup semua aplikasi pada layar, secara otomatis membuka tampilan "All Apps" pada layar Mulai saat dibuka, dan memprioritaskan program desktop pada mode urutan "Kategori" di "All Apps". Untuk membantu pengguna dalam mempelajari antarmuka pengguna Windows 8, tutorial interaktif juga ditawarkan, bersama dengan aplikasi Bantuan + Tips baru untuk informasi tambahan. Sebaliknya, Windows RT 8.1 meremehkan antarmuka desktop yang lebih jauh dengan tidak menampilkan ubin Desktop pada layar Mulai sama sekali secara default (namun masih dapat secara manual disematkan ke layar Mulai oleh pengguna).

Manajer Windows Chaitanya Sareen menyatakan bahwa pemulihan tombol Mulai terlihat ini dimaksudkan untuk menjadi sebuah "selimut hangat" bagi pengguna yang telah menjadi bingung dengan penghapusan tombol pada Windows 8; tombol Mulai awalnya dihapus untuk mencerminkan pengobatan desktop Windows 8 sebagai "aplikasi" daripada antarmuka utama.

Perubahan perilaku antarmuka lanjutan yang dibuat pada bulan April 2014 "Windows 8.1 Update", yang berorientasi pada lingkungan non-sentuh (seperti desktop dan laptop PC) yang menggunakan papan tombol dan tetikus, dan meningkatkan integrasi antara aplikasi Bursa Windows dan desktop. Bila tetikus sedang digunakan, Desktop ditampilkan pada pengaktifan secara default, layar Mulai menggunakan menu konteks bukannya bilah alat di bagian bawah layar untuk memanipulasi ubin, bilah judul sembunyi-otomatis dengan tombol minimalkan dan tutup ditampilkan dalam aplikasi di bagian atas layar, taskbar dapat menampilkan dan pin apps bersama program desktop dan dapat diakses dari dalam aplikasi, dan tombol pencarian dan daya terlihat ditambahkan ke layar Mulai. Pembaruan juga mengubah program penampil gambar dan pemutar media bawaan untuk perangkat non-sentuh; Windows Media Player dan Windows Photo Viewer digunakan secara bawaan sebagai pengganti aplikasi Xbox Video dan Foto.

Aplikasi

Suite aplikasi telah dimuat dibundel dengan Windows 8 yang diperbarui untuk Windows 8.1; PC Settings diperluas untuk mencakup opsi yang sebelumnya eksklusif untuk Control Panel versi Desktop, Bursa Windows diperbarui dengan antarmuka yang lebih baik untuk aplikasi browsing dan update otomatis, Mail app mencakup antarmuka yang diperbarui dan fitur tambahan, aplikasi Camera sekarang terintegrasi dengan Photosynth untuk membuat panorama, dan alat menyunting tambahan yang ditambahkan ke aplikasi Foto (sementara integrasi dengan Flickr dan Facebook benar-benar dihapus). Sejumlah aplikasi saham tambahan juga ditambahkan, termasuk Kalkulator, Makanan dan Minuman, Kesehatan dan Kebugaran, Perekam Suara, Reading List (yang dapat digunakan untuk mengumpulkan dan konten sync dari aplikasi melalui OneDrive), Scan, dan Bantuan + Tips. Untuk pengguna Windows RT, 8.1 juga menambahkan versi Microsoft Outlook untuk termasuk suite Office 2013 RT. Namun, tidak mendukung perlindungan kehilangan data, Group Policy, integrasi dengan Lync, atau membuat email dengan manajemen hak informasi. Bursa Windows diaktifkan secara default dalam lingkungan Windows To Go.

Layanan daring dan fungsionalitas

Windows 8.1 menambahkan integrasi yang lebih kuat dengan beberapa layanan milik Microsoft. OneDrive (dahulu SkyDrive) sekarang terintegrasi pada tingkat sistem untuk melakukan sinkronisasi pengaturan pengguna dan berkas. Berkas akan secara otomatis diunduh di latar belakang ketika mereka diakses dari folder pengguna OneDrive, kecuali mereka ditandai akan tersedia offline. Secara standar, hanya metadata berkas dan thumbnail disimpan secara lokal, dan poin Reparse digunakan untuk memberikan tampilan struktur direktori yang normal untuk menyediakan kompatibilitas ke belakang. Aplikasi OneDrive juga diperbarui untuk menyertakan pengelola berkas lokal. Penggunaan OneDrive pada Windows 8.1 mensyaratkan bahwa akun Windows pengguna dapat ditautkan ke akun Microsoft; klien desktop SkyDrive yang sebelumnya (yang tidak memiliki persyaratan ini) juga tidak didukung pada Windows 8.1.

Sebuah sistem pencarian terpadu berbasis Bing juga ditambahkan, yang dapat menganalisis kebiasaan pencarian pengguna untuk menghasilkan menampilkan konten lokal dan daring yang relevan. Layar-penuh "pahlawan" menampilkan artikel berita agregat, entri Wikipedia, multimedia, dan konten lain yang terkait dengan permintaan pencarian, misalnya, mencari pemain musik akan kembali foto-foto pemain, biografi, dan lagu-lagu yang tersedia dan album dalam Xbox Music. Aplikasi pesan dari Windows 8 telah digantikan oleh Skype, yang juga memungkinkan pengguna untuk menerima panggilan langsung dari layar kunci. Windows 8.1 juga mencakup Internet Explorer 11, yang menambahkan dukungan untuk SPDY dan WebGL, dan alat-alat pengembang diperluas. Versi antarmuka Metro dari IE 11 juga menambahkan tab sinkronisasi, kemampuan untuk membuka jumlah yang tidak terbatas tab, dan integrasi dengan Reading List.

Keamanan dan kompatibilitas perangkat keras

Sebuah sistem "enkripsi perangkat" yang transparan menggunakan BitLocker juga ditambahkan, pada perangkat keras yang kompatibel, enkripsi dimulai segera setelah pengguna mulai menggunakan sistem. Kunci pemulihan disimpan ke salah satu akun Microsoft atau masuk melalui Active Directory, yang memungkinkan untuk diambil dari komputer manapun. Sementara enkripsi perangkat ditawarkan pada semua versi Windows 8.1 seperti BitLocker (yang eksklusif untuk edisi Pro dan Enterprise), enkripsi perangkat, perangkat harus memenuhi spesifikasi Connected Standby dan memiliki keping Trusted Platform Module (TPM) 2.0. Windows 8.1 juga memperkenalkan peningkatan API pengenalan sidik jari, yang memungkinkan pengguna login, Kontrol Akun Pengguna, Bursa Windows dan aplikasi dari Bursa Windows untuk menggunakan sidik jari yang terdaftar sebagai metode otentikasi. Sebuah modus kios baru yang dikenal sebagai "Akses yang Ditugaskan" juga ditambahkan, yang memungkinkan perangkat untuk dikonfigurasi untuk menggunakan aplikasi tunggal dalam lingkungan yang terbatas. Selain itu, Windows Defender termasuk sistem deteksi intrusi yang dapat memindai aktivitas jaringan untuk tanda-tanda malware. Windows 8.1 juga memungkinkan pihak ketiga klien VPN untuk secara otomatis memicu koneksi.

Untuk perangkat manajemen perusahaan, Windows 8.1 menambahkan dukungan untuk Tempat Kerja Gabung fitur Windows Server 2012 R2, yang memungkinkan pengguna untuk mendaftarkan perangkat mereka sendiri ke dalam jaringan perusahaan dengan kontrol yang lebih baik atas akses ke sumber daya dan persyaratan keamanan. Windows 8.1 juga mendukung spesifikasi Manajemen Perangkat OMA. Remote Data Control dapat digunakan untuk jarak jauh menghapus spesifik "korporat" Data dari perangkat Windows 8.1.

Karena perubahan untuk meningkatkan "efektivitas keamanan", versi 64-bit dari Windows 8.1 tidak lagi mendukung prosesor yang tidak menerapkan lebar-ganda membandingkan dan pertukaran (CMPXCHG16B) instruksi CPU (yang laporan installer sebagai kurangnya dukungan untuk "CompareExchange128"). Seorang juru bicara Microsoft mencatat bahwa perubahan terutama mempengaruhi sistem dengan prosesor 64-bit AMD yang lebih tua, dan bahwa "jumlah prosesor yang terkena dampak sangat kecil, karena instruksi ini telah didukung selama lebih dari 10 tahun." Bahkan jika sistem tidak memiliki prosesor lain yang kompatibel, papan induk juga harus mendukung instruksi—yang juga dapat menyebabkan masalah terjadi pada prosesor Intel di pilih kasus. Perubahan ini tidak mempengaruhi versi 32-bit dari Windows 8.1.

Fungsionalitas perangkat keras

Windows 8.1 juga menambahkan dukungan untuk sejumlah baru dan muncul teknologi, seperti pencetakan 3D, pencetakan NFC, Wi-Fi Direct dan Miracast media streaming. Windows 8.1 juga menambahkan opsi tambahan untuk skala isi ditampilkan pada monitor DPI tinggi (seperti resolusi 4K), termasuk mode 250% "Extra Large" baru, dan kemampuan untuk menetapkan pengaturan skala independen antara menampilkan di konfigurasi multi-monitor. Windows 8.1 juga menambahkan dukungan built-in untuk tethering.

Aksara dan Font baru

Secara umum pada versi ini sudah mendukung unicode versi 6.2. Beberapa sistem aksara baru yang ditambahkan untuk mendukung unicode versi 6.2 ini yaitu:

  • Aksara Bugis dengan font Leelawadee UI
  • Aksara Jawa dengan font Javanese Text
  • Aksara Batak

Penerimaan

Tanggapan kritikus

Dibandingkan dengan rilis asli Windows 8, Windows 8.1 menerima ulasan relatif lebih baik. Sementara Tom Warren dari The Verge masih dianggap platform untuk menjadi "kemajuan pekerjaan" (karena jumlah aplikasi yang tersedia, tingkat gangguan kemampuan yang aplikasi harus dibandingkan dengan program desktop, dan karena ia merasa bahwa navigasi tetikus dan papan tombol masih "canggung" pada sistem operasi), ia disebut-sebut banyak perubahan besar pada 8.1, seperti fungsi gertakan diperluas, peningkatan kustomisasi layar Mulai, integrasi OneDrive dan Bing, perbaikan aplikasi saham (khususnya, ia menganggap Mail app untuk menjadi "tahun cahaya di depan" dari versi asli dari 8), dan menyimpulkan bahwa "Microsoft telah mencapai banyak dalam waktu 12 bulan, bahkan jika banyak penambahan merasa seperti mereka harus berada di sana dari awal dengan Windows 8."

Joel Hruska dari ExtremeTech dikritik terus masalah integrasi antara Desktop dan aplikasi pada 8.1, menunjukkan contoh seperti aplikasi Foto, yang "masih menolak untuk mengakui bahwa pengguna mungkin memiliki direktori foto sebelumnya", dan bahwa aplikasi Mail "masih tidak bisa berbicara dengan desktop—jika Anda mencoba untuk mengirim email dari Desktop tanpa mail client lain yang diinstal, Windows akan memberitahu Anda tidak ada mail client mampu melakukan tindakan itu. "Namun, perbaikan aplikasi lain, seperti People dan News (menunjukkan perbaikan UI, dan aplikasi Berita menggunakan link yang tepat ketika berbagi cerita, daripada link non-standar yang hanya dapat diakui oleh aplikasi). Meski memuji sistem gertakan lebih fleksibel, ia masih menunjukkan kelemahan, seperti ketidakmampuan untuk mempertahankan konfigurasi jepret dalam situasi tertentu. Fungsi pencarian Windows 8.1 bertemu dengan tinjauan yang beragam, sambil mengingatkan integrasi Bing dan desain terbaru, sistem ini menyorot untuk sewenang-wenang meninggalkan keluar perangkat penyimpanan sekunder dari mode "Setiap hal".

Peter Bright dari Ars Technica memuji banyak perbaikan pada Windows 8.1, seperti lebih "lengkap" antarmuka sentuh, yang "wajar" isi tutorial, alat autocomplete baru pada papan tombol di layar, perbaikan perangkat lunak, dan integrasi OneDrive yang mendalam. Namun, ia masih merasa bahwa transisi antara desktop dan aplikasi "masih cenderung merasa sedikit terputus-putus dan terputus" (meskipun pilihan untuk menggunakan wallpaper desktop pada layar Mulai membuatnya merasa lebih terintegrasi dengan antarmuka desktop yang berbeda daripada ), dan bahwa pemulihan tombol Mulai membuat dua antarmuka merasa lebih konsisten karena operasi yang berbeda dalam aplikasi.

Aspek-aspek tertentu dari Windows 8.1 juga memprihatinkan karena implikasi privasi mereka. Dalam ulasannya Windows 8.1, Joel Hruska mencatat bahwa Microsoft telah sengaja membuat lebih sulit bagi pengguna untuk membuat akun "lokal" yang tidak terkait dengan akun Microsoft untuk sinkronisasi, seperti "[membuat] jelas bahwa perusahaan benar-benar, benar-benar, ingin Anda untuk berbagi segala sesuatu yang Anda lakukan dengan itu, dan itu bukan sesuatu semakin banyak orang dan bisnis yang nyaman melakukan." Woody Leonhard dari InfoWorld mencatat bahwa secara default, sistem "Smart Search" dari Windows 8.1 mengirimkan permintaan pencarian dan informasi lainnya untuk Microsoft, yang dapat digunakan untuk iklan bertarget. Leonhard menganggap ini menjadi ironis, mengingat bahwa Microsoft telah mengkritik Google menggunakan taktik yang sama dengan kampanye iklan "Scroogled".

Pangsa pasar

Pada informasi yang dikumpulkan oleh Net Applications, tingkat adopsi saat ini untuk Windows 8.1 adalah pada 4,89%. Pangsa pasar untuk Windows 8 adalah di 6,41%.

Download ISO Windows 8.1 With Update MSDN Original Single Link

Windows 8.1 With Update

en_windows_8.1_with_update_x86_dvd_6051550.iso

32 bit

 DOWNLOAD

en_windows_8.1_with_update_x64_dvd_6051480.iso

64 bit

DOWNLOAD

 

Windows 8.1 Professional With Update

en_windows_8.1_pro_vl_with_update_x86_dvd_6050918.iso

32 bit

DOWNLOAD

en_windows_8.1_pro_vl_with_update_x64_dvd_6050880.iso

64 bit

DOWNLOAD

 

Windows 8.1 Enterprise With Update

en_windows_8.1_enterprise_with_update_x86_dvd_6050710.iso

32 bit

DOWNLOAD

en_windows_8.1_enterprise_with_update_x64_dvd_6054382.iso

64 bit

DOWNLOAD

 

Windows 8.1 Industry Pro With Update

en_windows_embedded_8.1_industry_pro_with_update_x86_dvd_4065129.iso

32 bit

DOWNLOAD

en_windows_embedded_8.1_industry_pro_with_update_x64_dvd_4065122.iso

64 bit

DOWNLOAD

Writen @2013 LANGKAT2000